5 Anggota Polri Terbukti Lalai Menjalankan SOP, Sebabkan Tersangka Tewas Bunuh Diri

KBRN, Medan: Kepolisian Daerah Sumatera Utara terus menyelidiki  kasus kematian Ragil (22), tersangka pencabulan yang gantung diri saat proses pemeriksaan di Polresta Deli Serdang, Rabu (11/5). Propam Polda Sumut turun langsung memeriksa anggota polisi yang memeriksa tersangka.

“Setelah kita cek, dari Propam sudah memeriksa 7 orang anggota Polri, yang saat itu berada di lokasi,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Herwansyah kepada wartawan, Rabu (18/5).

Kata Herwansyah dari 7 anggota polisi yang diperiksa, 5 diantaranya terbukti melakukan kelalaian.

“Ada lima (terbukti), dua lagi tidak terbukti,” kata Herwansyah.

Kelalaian yang dimaksud Herwansyah, harusnya tersangka dititipkan ke ruang tahanan, bukan justru dititipkan ke ruang penyidik. “Setelah kita tanyakan ke Propam ada kelalaian dari anggota yang menjaga. Kelalaiannya ketika mungkin diperiksa, bisa dititip ke RTP ke rumah tahanan,” ujar Herwansyah.

Namun kata Herwansyah langkah itu urung dilakukan petugas, karena belum memiliki surat perintah penahanan.

“Tapi karena belum ada surat penahanan,  masih ada (dititiip) di ruang penyidik,” ujar Herwansyah.

Sementara itu terkait hasil autopsi kematian korban, pihaknya masih menunggu. “Kita masih menunggu hasilnya,”ujarnya

Sebelumnya Ragil diduga tewas gantung diri menggunkan kabel listrik di ruangan pemeriksaan, Rabu (11/5) pagi.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji mengtakan Ragil awalnya ditahan pada Selasa (10/5). Dia ditangkap oleh keluarga korban di Kecamatan Sibolangit.

“Kemudian anggota Polres menjemput ketemu di Pancur Batu. Lalu dibawa ke Polresta Deli Serdang,” ujar Irsan.

Irsan tidak merinci secara detail kronologi pencabulan terjadi. Namun atas laporan keluarga korban, pelaku dibawa ke Polresta Deli Serdang untuk menjalani pemeriksaan.

“Kemudian dilakukan pemeriksaan oleh penyidiknya, belum selesai pemeriksaan (penyidiknya) nggak enak badan, (tersangka) lalu dititipkan dulu di ruangan Kasubnit, rencananya akan dilanjutkan besoknya pemeriksaan, karena sudah larut malam,” ujar Irsan.

Sebelum kejadian, petugas kepolisian masih sempat mengecek keadaan tersangka sekitar pukul 02.00 WIB. Tersangka saat itu sedang tidur.

“Kemudian jam 07.00 pagi dicek, dia sudah menggantungkan diri. Saat didekati badannya masih hangat, dia sempat diturunkan, dibawa ke rumah sakit saat dilakukan pertolongan, ternyata sudah meninggal,” ujar Irsan.

“Terus dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi. Saat diautopsi pihak keluarga sudah ada di sana,” tambah Irsan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar