Wali Kota Mataram Pertama Meninggal Dunia

Wali Kota Mataram pertama, H. Lalu Mudjitahid telah meninggal dunia hari ini, Sabtu, 1 Agustus 2020 (Dok. Istimewa/Pemprov NTB)

KBRN, Mataram: Wali Kota Mataram pertama kali, yakni Lalu Mudjitahid meninggal dunia di RSUD NTB, Sabtu (1/8/2020), pukul 14.57 WITA.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah beserta Wakilnya, Sitti Rohmi Djalilah, atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat NTB menyatakan ikut berbelasungkawa yang mendalam atas berpulangnya salah seorang putra terbaik 'Pulau Seribu Surau' tersebut.

Almarhum Lalu Mudjitahid adalah sosok yang memiliki kontribusi yang sangat besar bagi masyarakat, dimana selama hidupnya, ia selalu mendedikasikan apapun yang dilakukan demi memajukan Nusa Tenggara Barat.

Dokumentasi Pemprov Nusa Tenggara Barat

Sebagai pemimpin, pengalamannya sangat komplit. Pada usia yang masih sangat muda, ia sudah menjadi Camat Tanjung, yang kini menjadi Ibu Kota Kabupaten Lombok Utara.

"Hari ini kita kehilangan orang tua, sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam membanguan daerah dan kaya dengan keteladanan. Marilah kita meneladani beliau karena spiritnya tak pernah padam hingga akhir hayat," kata Zulkieflimansyah dalam ucapan dukanya.

Dalam riwayat hidupnya, Lalu Mudjitahid dilantik menjadi Wali Kota Mataram pertama oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Barat, HR. Wasitakusumah, sesaat setelah peresmian pembentukan Kota Administratif Mataram oleh Menteri Dalam Negeri Amir Machmud pada tanggal 29 Agustus 1978. 

Ia menjadi Wali Kota Mataram dari tahun 1978 - 1989. Selanjutnya, Mudjitahid juga pernah menjadi Bupati Lombok Barat selama dua periode, yakni 1989 - 1999.

Sejumlah program unggulan dan legendaris lahir dari tangan dinginnya selama era kepemimpinan yang luar biasa. 

Setelah tidak lagi menjadi kepala daerah, almarhum tetap beraktivitas untuk masyarakat dan menjadi inspirasi.

Ia berjasa di PT Gerbang Emas, Dewan Masjid Indonesia, Majelis Adat Sasak, Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme NTB, hingga sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Kota Mataram.

Menurut informasi, pemakaman almarhum akan digelar pada hari Minggu, 2 Agustus 2020.

Shalat jenazah akan digelar dari pukul 7.30 - 9.00 WITA di Masjid Hidayatul Mukhtar Kuripan, kemudian dimakamkan di Pemakaman Keluarga, Kuripan, Lombok Barat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00