Kemenkumham Enggan Nonaktifkan 3 Tersangka Kebakaran Lapas

KBRN, Tangerang: Kementerian Hukum dam Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tidak juga menon-aktifkan tiga petugas Lapas Kelas I A Tangerang yang telah berstatus tersangka. Hal itu terkait insiden kebakaran yang menelan korban 121 narapidana dengan rincian 49 orang tewas dan 72 luka-luka. 

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti mengatakan, petugas Lapas berinisal RU, S dan Y, masih bekerja di Lapas Kelas I A Tangerang hingga hari ini walau telah menjadi tersangka. 

"Mereka (RU, S dan Y, Red) masih bertugas sebagai petugas Lapas Kelas I A Tangerang," ujarnya kepada rri.co.id, Rabu (22/9/2021). 

Rika juga mengaku, pihaknya telah menerima surat penetapan tersangka ketiga orang itu dari kepolisian. "Sudah (menerima surat penetapan tersangka, Red)," tandasnya. 

Disinggung apakah masih bertugasnya tiga tersangka itu tidak mengganggu proses penyelidikan polisi? Sejatinya, Viktor Teguh Prihartono yang tidak ditetapkan sebagai tersangka, saat masih terperiksa langsung dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kalapas Kelas I A Tangerang? Rika enggang berkomentar. 

Diberitakan sebelumnya, tiga petugas Lapas Kelas I A Tangerang yang berstatus tersangka, terkait insiden kebakaran yang menelan korban 121 narapidana belum dinonaktifkan.  

Pasalnya, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Banten, belum menerima surat penetapan tersangkanya.  

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Rika Aprianti mengatakan, pihaknya belum menerima surat penetapan tersangka.  

"Sampai saat ini, Kantor Wilayah Kemenkumham Banten belum menerima surat penetapan tersangka," ungkapnya kepada rri.co.id, Selasa (21/9/2021). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00