Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Isu Pembangunan Masih Prioritas

KBRN, Jakarta: Akademisi Universitas Gajah Mada (UGM), Najib Azca melihat pembangunan masih menjadi fokus utama Presiden Joko Widodo dalam kepemimpinannya. Hal itu terlihat dari pengesahan Omnibuslaw UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu. 

"Jadi isu-isu pemnbangunan sebagai isu-isu utama bagi pak Jokowi. Yang itu kemudian saya kira terbukti dan terlihat nyata ketika beberapa minggu yang lalu Omnibuslaw yang memang digagas oleh presiden Jokowi sejak awal periode kedua. Itu disahkan atau terwujud," ungkap Najib dalam diskusi daring bertajuk Demokrasi dan HAM, Refleksi Setahun Kabinet Jokowi-Amin, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya pembangunan lewat Omnibuslaw ini bagian dari ambisi besar kepala negara. Menjadikan Indonesia menjadi berkembang pesat dari sisi pertumbuhan ekonomi.

"Apa yang bisa kita baca dari situ? Dari situ saya kira bisa kita lihat bahwa memang itu menjadi mungkin ambisi atau suatu imajinasi politik pembangunan pak jokowi kira-kira seperti itu. Jadi bagaimana Indonesia bisa menjadi negara yang berkembang pesat, kira-kira imajinasinya adalah 2040 menjadi mungkin negara dengan ekonomi terbesar kelima dan memang kita berpotensi keasana," paparnya.

"Omnibuslaw adalah kira- kira sebuah cara yang radikal sampai titik tertentu memperluas investasi, memberi kesempatan investasi sebesar-besarnya bukan hanya dari luar negeri tapi dari dalam negeri misalnya untuk pertumbuhan ekonomi. Kira-kira targetnya kesana," tambahnya melengkapi.

Akan tetapi, jalan ini bukan tanpa dampak. Secara tidak langsung kata Najib akan membuat isu - isu lain akan terpinggirkan. Seperti salah duanya HAM dan Demokrasi.

Hal ini menurutnya perlu menjadi konsen bersama. Agar kemudian isu ini tetap terawat dan tidak mundur kebelekang kondisinya.

"Jadi ini tentu saja memiliki implikasi yang cukup berat kepada isu-isu HAM dan demokrasi. Saya ingin letakan itu dalam perspektif diskusi kita. Sehingga kemudian saya kira seperti yang kita lihat semua munculnya aksi protes yang meluas terhadap Omnibuslaw UU Cipta Kerja ini. Lalu munculnya juga sejumlah kekerasan yang juga terjadi terutama pada fase awal. Saya kira sudah menurun cukup signifikan belakangan. Tapi ini yang saya kira menjadi konsen kita. Sampai hari-hari ini. Saya kira perlu kita kawal untuk terus kedepan," tutupnya mengakhiri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00