Listyo Lanjuti Temuan Komnas HAM, Kapolda Was-was?

Foto: Komjen Listyo Berjanji Akan Menindak Lanjuti Temuan Komnas HAM

KBRN, Jakarta: Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan menindak lanjuti temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) HAM terkait kasus tewasnya enam anggota Front Pembela Islam (FPI), jika diamanatkan menjadi kapolri yang baru. 

Sebelumnya, Komnas HAM menemukan bukti surat penugasan dari Polda Metro Jaya untuk mengintai Rizieq Shihab jelang penembakan 6 orang anggota Front Pembela Islam (FPI).

Apakah surat perintah Kapolda Metro Jaya menjadi pintu masuk untuk calon Kapolri Listyo untuk membuka tabir kematian enam laskar FPI ini?.

"Kami dalam sikap mematuhi dan menindaklanjuti rekomendasi dari Komnas (HAM), tentunya kita akan ikuti," ujar Listyo dalam fit and proper test di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga: Jokowi Minta Investigasi Tewasnya Laskar FPI Ditindaklanjuti

Kasus penembakan anggota FPI disinggung oleh anggota Komisi III Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Achmad Dimyati Natakusumah dalam fit and proper test Listyo. Menurutnya, kasus tersebut membuat citra negatif timbul di masyarakat.

Ia meminta, agar Polri lebih mengedepankan rasa humanis dan keadilan dalam penegakan hukum. Agar masyarakat merasa aman dan terayomi dengan kehadiran polisi di lingkungannya.

"Pendekatan profesional dan humanis lebih dikedepankan, sehingga Polri mengayomi dan melayani lebih dirasakan masyarakat," ujar Dimyati.

Baca Juga:Surat Perintah Intai Rizieq, Kapolda Diperiksa?

Sebelumnya, Menko Polhukam, Mahfud Md menyebut, Presiden Joko Widodo meminta agar rekomendasi dan hasil temuan Komnas HAM terkait peristiwa tewasnya 6 laskar FPI di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek, untuk ditindaklanjuti.

"Tadi Presiden sesudah bertemu lama dengan beliau-beliau ini (Komnas HAM) lalu mengajak saya bicara yang isinya itu berharap dikawal agar seluruh rekomendasi yang dibuat oleh Komnas HAM itu ditindaklanjuti. Tak boleh ada yang disembunyikan," ungkap Mahfud MD dalam konferensi persnya bersama Komnas HAM, Kamis (14/1/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00