Narkoba, Catherine Wilson Cuma 17 Hari Penjara

Catherine Wilson alias Keket, didakwa 7 (tujuh) bulan penjara dalam kasus pemakaian narkotika. Namun nantinya dia hanya menjalani 17 hari hukuman saja (Dok. Istimewa/fimela)

KBRN, Depok: Catherine Wilson dijatuhi hukuman, namun hanya menjalankan sekitar 17 hari penjara dalam kasus penyalahgunaan narkotika.

Kenapa begitu? Karena hakim menjatuhkan vonis tujuh bulan penjara, kemudian dipotong masa tahanan enam bulan 13 hari, sehingga dapatlah 17 hari itu.

Mengetahui keadaan seperti demikian, Catherine langsung menerima putusan hakim, meninggalkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang masih belum menerima putusan seperti itu.

"Tadi dijawab langsung sama kak Catherine menerima putusan (Hakim) ya. Bahwa diputusnya tujuh bulan penjara, dipotong masa tahanan, kak Catherine udah jalanin 6 bulan 13 hari, berarti tinggal sedikit lagi sih bisa keluar dari Rutan,"

Hari ini, sidang putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, menyatakan Catherine Wilson dan Jumadi dengan pidana 7 (tujuh) bulan penjara.

Sidang putusan Catherine Wilson (Ridho/RRI)

Sidang putusan yang digelar secara daring tersebut dipimpin Hakim Ketua, Nugraha Medika Prakasa, kemudian Nana Herjunanto selaku hakim kedua, dan Eko Julianto sebagai hakim ketiga. 

"Mengadili, satu, menyatakan terdakwa satu, Catherina Wilson dan terdakwa dua, Jumadi, telah terbukti berasalah tindak pidana turut serta menyalahgunakan narkotika golongan satu buat diri sendiri. Dua, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa satu, Catherine Wilson, dan terdakwa dua, Jumadi, dengan pidana penjara maksimal tujuh bulan penjara," demikian putusan yang dibacakan Hakim Ketua, Nugraha Medika Prakasa, di PN Depok, Senin (25/1/2021). 

Usai membacakan putusan, Nugraha menanyakan perihal keputusan tersebut kepada terdakwa Catherine Wilson dan Jumadi, yang mengikuti sidang putusan itu melalui aplikasi zoom. 

"Saudara punya hak untuk menerima maupun menolak hasil putusan atau pikir-pikir dalam jangka waktu tujuh hari. Mau dijawab sendiri atau diserahkan kepada kuasa hukum untuk menjawab?" ucap Hakim Nugraha kepada Catherine Wilson dan Jumadi. 

"Kami menerima yang mulia," jawab Catherine Wilson dan Jumadi kepada Nugraha. 

"Para JPU bagaimana, menerima, menolak atau pikir-pikir atas putusan ini?" tanya Nugraha kepada JPU Charles dan JPU Putri. 

"Kami pikir-pikir dulu yang mulia," jawab JPU Putri. 

Usai para terdakwa dan JPU menyampaikan tanggapannya atas putusan ini, Nugraha langsung menutup persidangan.

"Untuk itu sidang selesai dan ditutup," ujar Nugraha mengetuk palu tiga kali. 

Sebelumnya, JPU Kejaksaan Negeri Kota Depok menuntut pidana rehabilitasi 8 bulan terhadap terdakwa Catherine Wilson dan Jumadi pada Sidang Tuntutan, 6 Januari 2021 lalu. 

Sementara itu, Kuasa Hukum Terdakwa, Verna Wahono, mengatakan, pihaknya menerima putusan Majelis Hakim sebagaimana yang sudah disampaikan langsung oleh klien mereka, Catherine Wilson, kepada majelis hakim saat sidang berlangsung. 

"Tadi dijawab langsung sama kak Catherine menerima putusan (Hakim) ya. Bahwa diputusnya tujuh bulan penjara, dipotong masa tahanan, kak Catherine udah jalanin 6 bulan 13 hari, berarti tinggal sedikit lagi sih bisa keluar dari Rutan," tutur Verna. 

Seperti diketahui, Catherine Wilson diamankan polisi terkait kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika. 

Keket ditangkap polisi di rumahnya, Jalan Damai, kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (17/7) silam, pukul 10.00 WIB. 

Saat ditangkap, Keket mengenakan pakaian daster bersama dengan seorang pria, dan diamankan dua plastik klip kecil berisi sabu.

Tiap-tiap plastik tersebut berisi sabu seberat 0.43 gram dan 0.66 gram. 

Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu, alat hisap, korek api, dua unit handphone. (RL)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00