Tudingan Dwi Tanjung Soal RJ Lino-JK

Foto: Jusuf Kalla

KBRN, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menyerahkan berkas terkait mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino (RJ Lino) ke pengadilan.

Hingga saat ini, RJ Lino sudah 5 tahun menyandang status tersangka atas kasus tersebut terkait pengadaan tiga unit quay container crane (QCC) sejak Desember 2015.

Terkait hal itu, menurut politikus PDIP Dewi Tanjung, terkait dengan campur tangan mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK).

"Banyak orang bilang KPK itu superkuat, tapi ada lagi di atasnya yang superkuat Jusuf Kalla," ucap Dewi dalam program Blak-blakan yang tayang di detikcom, Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: RJ Lino Belum Ditahan, Ini Kata KPK

Saat dimintai tanggapan ihwal tudingan tersebut, JK menyebut apa yang dicuitkan Dewi sebagai sanjungan semata.

Jusuf Kalla mengakui, termasuk yang merekomendasikan Lino untuk menjabat Dirut Pelindo. 

Sejauh ini, JK yakin Lino tidak melakukan tindak pidana korupsi seperti disangkakan KPK.

"KPK tidak mempunyai bukti. Kalau tidak punya bukti, bagaimana bisa dihukum itu orang," tegas Jusuf Kalla.

JK kembali berkeyakinan, bahwa kebijakan yang ditempuh Lino terkait pengadaan tiga QCC itu sama sekali tak merugikan negara.

"Apanya merugikan negara, sedangkan itu barang sudah berproduksi dan memang diperlukan," tandas JK.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00