FOKUS: #POLEMIK PARTAI DEMOKRAT

Kepolisian Telusuri Tudingan Intimidasi Terhadap Kader Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang, Sumatera Utara, Moeldoko, di tengah para pengurus dan pendukungnya (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Argo Yuwono memastikan pengecekan akan dilakukan terkait tudingan intimidasi petgas kepolisian terhadap para kader Partai Demokrat di daerah.

Argo menegaskan, jika memang benar ditemukan pelanggaran seperti yang dituduhkan, tindakan tegas merupakan konsekuensi yang harus diterima. 

"Kami cek dulu kebenarannya,” tegas Argo di Jakarta, melalui keterangan resmi yang dikutip rri.co.id, Selasa (9/3/2021). 

BACA JUGA: Alasan Demokrat Versi KLB Enggan Ramaikan Kemenkumham

Menurut Argo, tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagaimana diamanatkan UU 2/2002 adalah untuk memelihara dan memastikan Kemanan dan Ketertiban Masyarakat terjaga. 

“Polri tidak berpolitik sehingga jangan diseret ke ranah politik. Tugas pokok Polri memelihara Kamtibmas,” ungkap Argo.

Argo menekankan, pada perhelatan Pilkada serentak 2020 pimpinan Polri secara khusus menerbitkan perintah yang tertuang dalam Surat Telegram tentang Netralitas Anggota Polri. 

BACA JUGA: Kader Demokrat Darmizal Menangis Sambil Membongkar Rahasia

Untuk mengawasi seluruh personel, Polri memiliki pengawas internal yang terbuka bagi masyarakat jika menemukan anggota yang melakukan pelanggaran.

Sebelumnya, tudingan itu terlontar dari anggota Komisi III DPR Benny K Harman tentang adanya dugaan intimidasi yang dilakukan aparat kepolisian terhadap para kader Partai Demokrat di daerah.

Melalui akun Twitternya, Benny mengungkapkan, ada  kader yang dipaksa untuk mengakui kepengurusan versi Moeldoko. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00