Imigrasi Perketat Pemeriksaan Visa Calon Haji

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto saat memberikan keterangan kepada wartawan.(Saadatuddaraen/RRI)

KBRN, Tangerang: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta memperketat pemeriksaan keimigrasian calon jamaah haji. Hal itu merupakan buntut dari penolakan 46 Warga Negara Indonesia (WNI) calon jamaah haji oleh Otoritas Arab Saudi. 

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto mencatat, pihaknya telah menunda keberangkatan 14 calon haji tanpa visa sah, Senin pekan ini. Perinciannya, enam orang menggunakan pesawat Qatar Airways (QR 957), tujuh orang menggunakan pesawat Saudia Airlines (SV 819), dan satu orang menggunakan pesawat Thai Airways (TG 433). 

"Setelah dilakukan pendalaman, calon jamaah haji ini tidak memiliki visa haji yang sah, namun mengantongi Visa Amil dan Visa Turis. Sebanyak 14 calon jamaah haji tersebut dicegah keberangkatannya setelah Imigrasi memeriksa visa serta boarding pass yang telah tercetak," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (6/7/2022).

Tito menjelaskan, penyalahgunaan dapat teridentifikasi saat menggunakan visa tempel bertuliskan 'Turis' maupun 'Amil'. Pengenalan penumpang menjadi sulit ketika mereka menggunakan visa haji online, mengingat hingga saat ini Imigrasi Indonesia tidak memiliki akses untuk memeriksa validitas visa haji online. 

"Untuk meminimalisir risiko pemberangkatan haji tanpa visa sah, Imigrasi Soekarno-Hatta selanjutnya melakukan pengawasan dengan Subdirektorat Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Ibadah Haji Khusus Kementerian Agama RI, serta berkoordinasi aktif dengan seluruh maskapai penerbangan di Bandara Soeakrno-Hatta," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar