Gunakan Hasil PCR Palsu, Tiga Wanita Diamankan

KBRN, Batam: Polsek Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP), mengamankan tiga orang wanita yang diduga menggunakan surat test PCR palsu, sebagai syarat keberangkatan ke Singapura.

Kapolsek KKP, AKP Budi Hartono mengatakan, pelaku berangkat dari pelabuhan internasional Batam Center membawa surat test PCR hasil scanning, tidak autentik dan diragukan keasliannya.

Nama rumah sakit yang tertera pada surat tersebut RS. Awal Bros Batam. Polsek KKP pun melakukan pendalaman ke RS terkait, didapati bahwa yang bersangkutan memalsukan surat dan berstatus positif Covid-19 hasil swab PCR test.

"Jadi awalnya dugaan kita itu karena, melihat surat hasil PCR itu dalam bentuk Scan, biasaya tidak scan jadi kita ragu-ragu akan keasliannya jadi sebelum diberangkatkan mereka dicek dukumen dan surat-suratnya itu. Kita juga sudah cross-check di Awal Bros ternyata mereka positif, cuma dia palsukan suratnya jadi negatif," ungkap Budi Hartono kepada RRI Batam, Mingggu (9/4/2021).

Budi Hartono melanjutkan, kini ketiganya dibawa ke RSKI Galang untuk dilakukan perawatan. Ketika ditanya RRI mengenai siapa yang  membuatkan surat PCR palsu dan apakah merupakan jaringan yang terorganisir, Budi mengatakan masih dalam proses penyelidikan.

Dihungi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Karantina dan Survailance Epidemiologi KKP Batam Romer Simanungkalit mengatakan, staf pemeriksaan kevalidan surat hasil test PCR di pelabuhan, mencurigai hasil print out yang berupa pemindaian.

Mereka berangkat dalam satu rombongan sebanyak depalan orang, pada pukul 9.00 Wib, namun tiga diantaranya dicurigai memiliki surat yang bentuknya sama. Mereka pun diamankan oleh Polsek KKP.

"Jangan main-main sama PCR palsu, kalau sudah positif ya positif saja, itukan sudah pelanggaran berat. Mereka tidak kapok, padahal kita sudah berusaha, tapi mereka tetap memilih untuk berhadapan dengan hukum," ungkap Romer kepada RRI Batam, melalui sambungan telepon.

Romer melanjutkan, ketiga perempuan ini berusia produktif, yang berasal dari Jawa dan Sumatera, tujuan Tanah Merah, Singapura. Ketiga WNI ini belum diketahui perihal keberangkatannya ke Singapura termasuk paspor apa yang digunakan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00