Karantina PON Bandara Soetta Hanya 'Lip Service'

Suasana Bandara Soetta, Tangerang

KBRN, Tangerang: Kantor Karantina Kesehatan (KKP) Kelas I Soekarno Hatta atau Soetta hanya 'lip service' saja. Hal itu terkait para atlet dan ofisial yang ikut dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan dikarantina selama lima hari setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. 

"Gak ada karantina, saya ga dikarantina. Gak ada imbauan ataupun penyekatan saat saya tiba di Bandara Soetta," ungkap Deni salah satu ofisial PON XX Papua kepada rri.co.id, Jumat (15/10/2021). 

Ia mengaku, dirinya sembilan hari di Papua untuk mengikuti perhelatan PON XX. Namun, saat di Papua, diumumkan bila yang dikarantina itu hanyalah kontingen atlet. 

"Tetapi saya pulang satu pesawat dengan kontingen. Sesampainya di Bandara Soetta, kontingen pun tidak ada yang dikarantina. Semuanya melenggang pulang," ucapnya. 

Sebelumnya diberitakan, para atlet dan ofisial yang ikut dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan dikarantina selama lima hari setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Ditambah lagi, mereka diwajibkan melakukan dua kali tes PCR guna memutus penyebaran Covid-19.  

Kepala Kantor Karantina Kesehatan (KKP) Kelas I Soekarno Hatta, Darmawali Handoko menjelaskan, ketentuan karantina dan tes PCR memacu pada addendum ke-2 tentang Surat Edara (SE) Satgas Nomor 17 tahun 2021.  

"Di mana addendum itu mencatatkan bahwa seluruh seluruh atlet maupun office semuanya yang sudah minimal tujuh hari dia pada pelaksanaan PON di Papua itu harus dilaksanakan karantina lima hari dan dilakukan itu dua kali tes PCR," ungkapnya kepada rri.co.id, Rabu (13/10/2021).  

Handoko menjelaskan, tes swab PCR itu dilakukan pada hari pertama kedatangan dan hari keempat kedatangan. 

"Itu dikeluarkan untuk kita memotong kemungkinan transmisi Covid-19 yang ada pada saat di Papua," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00