Dasco Puji Potensi Industri Pertahanan Indonesia

Sufmi Dasco Ahmad (Baju Hitam) saat mengunjungi LEN-ist

KBRN, Bandung: Indonesia sudah memiliki industri pertahanan dengan kemampuan hasil produksi telah diakui hingga luar negeri.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, industri pertahanan yang sudah melahirkan berbagai potensi ini adalah PT. Len Industri Persero.

"Sebagai sebuah industri pertahanan, PT. Len Industri sangat luar biasa. Banyak potensi yang tidak terpublis dan sebenarnya potensi yang ada bisa memenuhi semua kebutuhan pertahanan kita," ungkap Dasco saat melakukan kunjungan ke PT. Len Industri di Bandung, Jum'at (22/10/2021).

Dasco mengatakan, beberapa produk pertahanan yang dikembangkan di PT. Len diantaranya, sistem radar keamanan perbatasan, persinyalan, dan lainnya. 

"Yang seharusnya tidak usah dipesan ke luar negeri, baik dari sisi teknologi, maupun kemudian desain itu Len sudah memiliki syarat yang paling bagus," kata Dasco yang didampingi Direktur Utama PT LEN, Bobby Rasyidin.

"Tadi disampaikan ada sistem persinyalan, untuk kereta api kita di lima besar yang terbaik. Sudah untuk MRT di Singapura, Bangladesh itu sudah dipakai sejak tahun 2015," tambah Dasco.

Untuk itu, Dasco mengimbau pihak-pihak di dalam negeri, kepada pemakai, terutama untuk industri pertahanan, untuk majukan produksi dalam negeri. Sehingga selaras dengan keinginan presiden untuk memajukan produksi dalam negeri.

"Kita tidak kalah dari sisi desain, kita tidak kalah dari sisi teknologi, kita tidak kalah dari sisi kemampuan, segala macam peralatan ini ada di Len," sebut Dasco.

"Ini saya tadi lihat, ada radar yang sudah diproduksi itu yang menyebabkan salah satu pertahanan kita menjadi yang terkuat di Asia Tenggara, ada radar yang dipasang di pulau-pulau terpencil di Natuna dan lainnya yang sudah dibikin Len yang bisa menjaga kesatuan dan persatuan negara kita," pungkasnya menambahkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00