Nadiem: PTM Bisa Dilakukan Setiap Hari

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas terus berjalan di tengah pandemi Covid-19. Sebagian besar sekolah menerapkan PTM terbatas sebanyak tiga kali seminggu, yakni Senin, Rabu dan Jumat, sesuai aturan pemerintah daerah.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan, sebenarnya tidak ada aturan khusus mengenai waktu masuk peserta didik kala mengikuti PTM terbatas.

"Sebenarnya sekolah yang sudah PTM terbatas itu bisa melakukan tiap hari, asal dalam kelasnya 18 orang," kata Nadiem, Jumat (3/12/2021).

Namun, Nadiem meragukan apakah dengan jumlah siswa yang hanya 50 persen dalam kelas, sekolah mampu menggelar PTM terbatas setiap hari.

"Cuma cukup enggak waktu gurunya. Kalau enggak cukup ya terpaksa 3 kali 4 kali seminggu," jelasnya.

Nadiem menegaskan, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, tidak ada aturan berapa hari masuk sekolah. Bahkan, tidak pula diatur berapa jam siswa dalam sekolah.

"Tidak ada yang mengatur berapa hari sekolah, dan berapa jam sekolah. Satu-satunya yang diatur adalah kapasitas per kelas," ungkapnya.

Kalaupun ada aturan tersebut, menurutnya hal itu ditambahkan oleh pemerintah daerah. Tujuannya untuk memperketat pelaksanaan PTM terbatas agar tetap berlangsung aman.

"Kebanyakan itu peraturan dari daerah. Masing-masing daerah menambahkan peraturan yang lebih ketat dari standar kita," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar