FOKUS: #CORONA

Wapres Sebut PTM Butuh Perhatian Khusus

Ilustrasi / Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SMP 26 Depok, Depok, Jawa Barat, Senin (24/1/2022). Pemerintah Kota Depok mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh atau 100 persen mulai hari ini. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.

KBRN, Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma'ruf Amin mengatakan, setelah memantau evaluasi penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah, ia menilai kebijakan PTM butuh perhatian khusus. 

Masduki Baidlowi, Juru bicara Wapres Ma'ruf Amin, mengungkapkan latar belakang yang menjadi kewaspadaan Wapres terkait PTM.

"Pada dasarnya kan PTM itu landasan peraturan SKB empat menteri yang sebenarnya sudah cukup fleksibel untuk dilaksanakan di tingkat tertentu, sehubungan dengan kondisi Covid-19 di wilayah tersebut," ungkapnya kepada Pro 3 RRI, Rabu (26/1/2022).

Menurutnya, kondisi PTM pada level satu dan level dua aturannya telah terinci dan terkontrol oleh Kemendikbud.

"Kita sedang menghadapi kondisi akhir Februari dan awal Maret akan terjadi ledakan cukup besar mengenai Omicron, dimulai dari transmisi lokal yang tinggi," ucapnya.

Ia menyebut hal itulah yang menjadi pertimbangan kewaspadaan Wapres saat rapat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar