"Yellow Notice" Anak Ridwan Kamil Bentuk Kehadiran Negara

Emmeril Khan Mumtadz. (Foto Istimewa)

KBRN, Jakarta: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengajukan Yellow Notice ke Interpol guna membantu upaya pencarian hilangnya anak pertama Gubernur Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, yang terserat arus Sungai Aaree di Bern, Swiss.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menilai, permintaan penerbitan Yellow Notice oleh Polri ke Interpol karena hilangnya anak Ridwan Kamil di Sungai Aare, Swiss adalah bentuk kehadiran negara.

Yellow Notice adalah permohonan kepada lembaga kepolisian di seluruh dunia untuk menemukan orang hilang. Indonesia sendiri adalah bagian dari interpol. 

"Ini bagian dari negara hadir untuk menolong, melayani, dan melindungi masyarakatnya di negara lain," ucap Edi dalam keterangan tertulis, sebagaimana dilansir dari Antara, Minggu (29/5/2022).

Edi menyambut baik upaya Polri mengirimkan Yellow Notice untuk meminta bantuan mencari anak sulung Gubernur Jawa Barat, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril (23).

"Kami harapkan kepolisian internasional memberikan bantuan mencari Eril," ucapnya.

Edi menjelaskan, Yellow Notice dalam kasus ini adalah permintaan untuk membantu mencari orang hilang kepada seluruh anggota Interpol.

Selain Yellow Notice, dia melihat, Polri juga telah melakukan koordinasi dengan kepolisian Swiss untuk membantu pencarian Eril.

"Semoga upaya Polri ini bermanfaat dan bisa menemukan segera putra Bapak Ridwan Kamil," ujarnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar