Warga Lanny Jaya Meninggal Terdampak Embun Beku 

Ratusan warga Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, mengalami kelaparan akibat tanaman pangan di kebun mereka mengalami kerusakan. Empat orang dilaporkan meninggal. Kondisi ini disebabkan fenomena alam embun beku sejak 1 Juni 2022. (Tribun-Papua.com/Istimewa)

KBR, Jakarta: Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya membenarkan empat warganya meninggal dunia akibat terdampak embun beku.

"Betul dua diantaranya anak-anak yang meninggal," kata Sekretaris Daerah Lanny Jaya Tendien Wenda dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Kamis (4/8/2022).

Dilaporkan, sebnyak 548 jiwa terdampak bencana embun beku tersebut. 

Terkait bencana itu, pihaknya menurunkan tim medis ke lokasi terdampak hujan es seperti Kampung Kuyawage, Lauren dan Jugu Nomba.

"Kami turunkan tim medis dan tenaga dokter ke tempat sasaran untuk membuktikan benar-benar meninggal karena wabah atau penyakit lain," kata Tendien menjelaskan.

Menurutnya, korban meninggal dunia itu bukan karena kelaparan tetapi murni karena bencana.

"Itu kan ada hujan asam yang turun menyebabkan mereka semua tanaman itu hangus terbakar lalu air-air juga yang diminum mentah menyebabkan sakit sampai meninggal," ujarnya mengungkapkan.

Ia memastikan tenaga dokter dari Lanny Jaya sudah menangani kesehatan warga yang terdampak bencana ini.

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, kata dia, memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terkena dampak bencana ini. 

"Kami mendapat bantuan sembako dari Menteri Sosial dan kami turunkan ke lapangan dengan bantuan TNI/Polri dan ASN Lanny Jaya sampai ke tempat sasaran," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya akan mengantisipasi bencana embun beku di wilayahnya dengan bantuan dari BNPB. 

"Bantuan dari pusat dan pemerintah provinsi tetap kami terima untuk mengantisipasi masalah itu," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar