Kemlu Cetak Rekor MURI Kuliah Umum Serempak Se-Indonesia

Ketua Umum MURI Jaya, Suprana menyerahkan sertifikat rekor MURI kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk “Penyelenggaraan Kuliah Umum Politik Luar Negeri Serempak di Provinsi Terbanyak (Foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI mencetak rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada perayaan hari ulang tahunnya ke-77, Jumat (19/8/2022). MURI menganugerahi  predikat “Penyelenggaraan Kuliah Umum Politik Luar Negeri Serempak di Provinsi Terbanyak (37 Provinsi)" kepada Kemlu.

“Kuliah umum bertema “Indonesia dan Dinamika Dunia" ini diselenggarakan serempak kepada civitas akademika dari seluruh Indonesia," kata Kemlu. Para pengajar adalah pejabat setingkat Duta Besar, Eselon I, Eselon II dan Diplomat Ahli Madya di lingkungan Kemlu. 

Sesuai pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, Indonesia saat ini “berada di puncak kepemimpinan global". Untuk itu, Menlu Retno Marsudi berharap Indonesia terus berinovasi menghadapi tantangan global.

“Menlu RI menyampaikan bahwa kita harus berkontribusi dan menjadi bagian aktif dari solusi," bunyi pernyataan Kemlu. Indonesia harus menjadi negara yang stabil, makmur, berkeadilan bagi semua serta mampu terus berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Semua itu tentunya memerlukan dukungan seluruh lapisan masyarakat. "Termasuk civitas akademika,” tambah pernyataan tertulis Kemlu RI itu.

Kuliah umum bertujuan memperkuat pemahaman publik terkait polugri dan diplomasi yang mengakar pada kepentingan nasional maupun daerah. Selain itu juga untuk memupuk rasa bangga sebagai Bangsa Indonesia yang kepemimpinannya diakui dunia.

“Indonesia menjadi sorotan karena perannya atas presidensi G-20 dan akan menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2023," papar Kemlu. Ini merupakan pengakuan bersejarah bahwa Indonesia berada pada puncak kepemimpinan global.

“Dunia kini dihadapkan dengan banyak tantangan dari segala lini. "Menghadapi situasi tersebut, diplomasi harus terus bekerja, beradaptasi, gesit dan tetap relevan berdasarkan kepentingan nasional," kata Kemlu.

Selama pandemi, Indonesia juga terus menggencarkan diplomasi kesehatan. Misalnya dengan membuka akses vaksin covid-19 sebanyak 510.531.225 dosis.

Diplomasi perdamaian dan kemanusiaan pun terus ditingkatkan lewat aksi kemanusiaan ke Afghanistan. Juga penyelesaian konflik Ukraina, kontribusi pada permasalahan rantai pasok pangan dunia, serta mendorong penyelesaian isu Myanmar.

MURI mengapresiasi kegiatan kuliah umum polugri serempak ini dan mengharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan mengenai diplomasi Indonesia. "Tetapi juga menjadi inspirasi untuk selalu berupaya berkontribusi nyata bagi seluruh umat manusia,” kata pernyataan Kemlu RI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar