Geng Moge Ditahan, Andre: Jangan Takut Beking-bekingan

Foto: Anggota TNI dikeroyok geng motor gede di Bukittinggi, Sabtu (30/10/2020).

KBRN, Jakarta: Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade meminta polisi terus melanjutkan proses hukum kasus pengeroyokan 2 prajurit TNI oleh anggota klub motor gede (moge). Andre meminta diproses hingga meja hijau.

"Siapapun pelakunya harus diproses. Jangan takut dengan beking-bekingan. Kami masyarakat Sumbar dukung langkah penegakan hukum pihak kepolisian," cuit Andre lewat akun Twitter @andre_rosiade, Sabtu (31/10/2020).

Dirinya pun meminta Kapolda Sumbar untuk terus memproses kasus ini dan jangan takut siapa dibelakang kelompok klub motor ini.

Baca Juga:Keroyok Anggota TNI, Klub Harley Minta Maaf

"Untuk Pak Kapolda Sumbar dan Kapolres Bukittinggi. Tolong jangan ada penangguhan penahanan. Proses hukum dan bawa ke pengadilan. Masyarakat mengawasi dan muak terhadap perilaku para pengeroyok," kata ia. 

Dua orang berinisial MS (49) warga Padang dan B (18) warga Bandung telah ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan. 

Diketahui, kedua tersangka ditahan di Mapolres Bukittinggi untuk diperiksa lebih lanjut. Selain itu, polisi mengamankan 13 unit moge Harley-Davidson yang ikut dalam konvoi.

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Jumat (30/10) sekitar pukul 17.00 WIB. Kasus bermula dua anggota TNI berpangkat serda menepikan kendaraan mereka saat konvoi moge melintas. Ternyata ada rombongan konvoi yang tertinggal dan mengendarai motor secara arogan hingga membuat sepeda motor dua prajurit TNI keluar dari bahu jalan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00