Alasan Jokowi Pilih Listyo, Moeldoko: Sudah Terbukti

Listyo Sigit Prabowo Bersama Presiden Jokowi Saat Masih Menjadi Ajudan Pribadi (Doc Istimewa) .jpg

KBRN, Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memili Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.

Ia menyebut, Listyo memenuhi kriteria untuk ditunjuk sebagai Kapolri. Listyo dinilai memiliki kapastias, loyalitas, dan integritas sesuai kriteria.

"Ya kriterialah. Kan semua ada kriteria. Kapasitas, kapabilitas, loyalitas, integritas, itu bagian dari semua itulah," kata Moeldoke, dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis (21/1/2021).

"Jadi semua agregat dari indikator-indikator yang dikenali dari awal itu memunculkan sebuah agregat. Dan agregat itu seseorang akan dipilih begitu." sebutnya.

Ia menegaskan, penunjukan Listyo sebagai calon Kapolri tunggal jangan diartikan macam-macam.

"Jadi bukan karena macam-macam. Jangan diartikan macam-macam," jelasnya.

"Seorang pimpinan puncak itu memiliki tanggung jawab yang luar biasa." katanya.

Moeldoko menambahkan, Listyo memiliki tanggung jawab dan kemampuan yang mempuni.

"Kalau dia mempunyai tanggung jawab yang luar biasa, maka mereka juga harus mempunyai kemampuan yang luar biasa," kata Moeldoko.

"Itu berkaitan dengan capability seseorang. Kapasitas dia dalam mengadopsi berbagai persoalan, dia sudah terbukti," lanjutnya.

Moeldoko menyebut, sebagai seorang pemimpin calon Kapolri harus memiliki loyalitas dan integritas kepada negara.

"Itu beberapa hal yang menjadi pertimbangan seseorang bisa menduduki jabatan tertinggi di dalam sebuah organisasi."

"Jadi pertimbangannya seperti itu, bukan yang lain-lain," terangnya.

Untuk diketahui, dalam uji kelayakan yang dilakukan, Rabu (20/1/2021) kemarin, Komisi II DPR RI telah menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun.

"Berdasar pandangan dan catatan oleh fraksi-fraksi, akhirnya pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI secara mufakat menyetujui pemberhentian dengan hormat dari jabatan Kapolri atas nama Jenderal Polisi Idham Azis dan menyetujui pengangkatan Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri," kata Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery dalam fit and proper test calon Kapolri di DPR, Rabu (20/1/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00