Air Meninggi, Aspal Terangkat, Warga Manado Panik

Foto: Ilustrasi Banjir Manado Kembali Terjadi

KBRN, Jakarta: Hujan yang tidak kunjung berhenti membuat air di beberapa  wilayah Kota Manado terus naik. 

Warga Kota Manado terlihat  panik karena air dari aliran sungai (DAS) Tondano dan Sawangan terus meninggi.  

Bahkan air dari semua selokan dan sungai juga tidak terbendung. DAS Sawangan juga lebih parah lagi luapannya.  

Kepanikan warga ini tempak dari puluhan postingan yang semakin banyak dibagikan di media sosial bernada minta bantuan dan tolong sampaikan ke pihak terkait agar bisa menyelamatkan mereka dari rendaman air. 

“Saya sudah minta warga untuk tetap waspada. Bila perlu bersiap menyelamatkan diri karena air terus naik,” kata Fatimah, Kepala Lingkungan III, Kampung Merdeka, Manado. 

Baca Juga:Manado Kembali Dilanda Banjir

Sementara, beberapa video warga terkait banjir dan longsor gencar dibagikan di beberapa media grup. Termasuk beberapa saran dari para pengguna jalan agar tak melewati jalan dan kawasan tertentu agar tidak terjebak banjir. 

Bahkan Polsek Urban Malalayang meminta masyarakat agar mengindari jalan Kayu Bulan Malalayang karena aspal jalan sudah terangkat karena derasnya air.

Salah satu warga Manado Ahmad mengatakan, banjir kali ini airnya naik begitu cepat, biasanya hujan seharian baru terjadi banjir, namun kali ini baru sekitar tiga jam air sudah naik.

“Air cepat naik, kami sekeluarga langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri,” terang Ahmad, Jumat (22/1/2021).

Akibat air sudah meluap hingga ke badan jalan akses lalu-lintas di simpang empat sudah tidak bisa dilalui kendaraan.

Dari informasi yang diperoleh RRI sejumlah titik di Kota Manado air mulai meluap bahkan telah terjadi banjir yang menggenangi rumah warga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00