MK Batalkan Kemenangan Bupati Terpilih Orien Riwu

Hakim Ketua MK Anwar Usman

KBRN Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang sengketa Pemilihan Kepala Daerah Sabu Raijua Tahun 2020 pada Kamis (15/4/2021). Sidang dipimpin oleh Hakim MK Anwar Usman   dengan agenda Putusan MK soal sengketa Pilkada Sabu Raijua 2020

Dalam putusannya ketua Hakim Konstitusi Anwar Usman menyatakan mendiskualifikasi Orien Riwu Kore dan pasangannya 

"Menyatakan diskualifikasi pasangan calon  nomor urut 2 (Orient Patriot Riwu Kore dan Thabius Uly) dari kepersertaan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Sabu Raijua tahun 2020," kata Anwar Usman dalam Amar Putusan di MK.

Selain itu Majelis Hakim juga membatalkan ketetapan KPUD Kabupaten Sabu Raijua.

"Menyatakan batal keputusan Komisi pemilihan umum  kabupaten sabu raijua Nomor 342/HK.03.1-Kpt/5320/KPU-kab /XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati sabu raijua tahun 2020, per tanggal 16 desember 2020," jelasnya.

Hakim Konstitusi juga memerintahkan KPUD Kabupaten Sabu Raijua untuk melakukan pemungutan suara ulang

"Memerintahkan KPUD untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) dalam waktu 60 hari kerja setelah putusan dibacakan," jelasnya.

Sementara itu, Yafet Rissy kuasa hukum Pasangan Calon No urut 3 Takem Radjapono dan Herma Hegimengapresiasi keputusan Majelis Hakim Konstitusi

"Kami Apresiasi keputusan Majelis Hakim Konstitusi yang berpihak pada kebenaran dan keadilan karena status Kewarganegaraan calon bupati terpilih Orien Patriot Riwu Kore yang memiliki kewarganegaraan Amerika serikat dengan sendirinya status Kewarganegaraan Indonesianya gugur sesuai dengan hukum," jelasnya.

Ditegaskan Yafet keputusan MK ini dapat menjadi Yurisprudensi.

"Putusan hakim Konstitusi ini dapat menjadi pegangan atau dasar  bagi hakim dimasa datang dalam memutus perkara," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00