Sekjen Partai Demokrat Serahkan Berkas Kepengurusan Daerah

(kiri) Ketua KPU RI, Arief Budiman dan (kanan) Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky (Dok Istmw/Josua Sihombing)

KBRN, Jakarta: Partai Demokrat (PD) menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hari ini, Selasa (11/8/2020).  Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky menyatakan, kedatangannya untuk menyerahkan daftar kepengurusan Partai Demokrat di berbagai daerah terkait tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

"Kami mewakili Ketua Umum Partai Demokrat Pak Agus Harimurti Yudhoyono, untuk memberikan semua dokumen terkait kepengurusan dokumen DPP, DPD dan DPC se-Indonesia yang mengikuti pilkada," kata Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky di kantor KPU RI, Jakarta (11/8/2020).

Sekjen Partai Demokrat periode tahun 2020-2025 juga menjelaskan, data dokumen kepengurusan di sejumlah daerah telah mencapai 100 persen diunggah pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU RI.

"Kami telah meng-upload 100 persen data yang diperlukan di Sipol, dan kami akan terus kerja sama dengan KPU. Kami  siap mempermudah komunikasi pada saatnya nanti," ujar dia.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU RI Arief Budiman membeberkan bahwa data kepengurusan partai tersebut sangat penting dibutuhkan oleh jajaran KPU baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota tempat Pilkada Serentak 2020.

"Data kepengurusan terbaru partai tersebut, nantinya akan digunakan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dalam melakukan pemeriksaan berkas dukungan partai pada Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Pilkada," kata Arief.

Hal itu dijelaskannya lagi, yakni dengan mengingat berkas yang dianggap sah secara hukum dengan tanda tangan kepengurusan partai secara sah, dan itu harus sesuai dengan surat keteranga (SK) pimpinan partai politik.

"Data ini sangat penting bagi KPU, terutama KPU provinsi, KPU Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Mudah-mudahan data ini nanti KPU bisa gunakan untuk memproses pendaftaran pasangan calon," kata Arief.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00