Pilbub Ponorogo, PDIP Usung Pasangan Sugiri-Lisdyarita

KBRN, Ponorogo : Duel el Clasico antara Bupati Ponorogo Ipong Muchlisonni versus Sugiri Sancoko  yang pernah bertarung pada Pilkada lima tahun lalu nampaknya kembali terulang.

Kepastian duel rivalitas itu datang setelah surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan turun untuk Bakal Calon Bupati Sugiri Sancoko dan Bakal Calon Wakil Bupati Lisdyarita untuk Pilkada Ponorogo  tahun 2020.

Pasangan  ini berhasil meraih simpati sebagian masyarakat dan meyakinkan DPP PDIP dengan Rekomendasi yang  diumukan langsung oleh Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP bidang politik Puan Maharani secara virtual dalam pengumuman calon kepala daerah gelombang III pada Selasa (11/08/2020) .

Ketua DPC PDI Ponorogo Bambang Yuono, mengkonfirmasi secara resmi turunya rekomendasi yang telah dikeluarkan DPP PDI Perjuangan untuk Sugiri-Lisdyarita. 

Selanjutnya pihaknya mengaku a kan  menyusun  perencanaan pemenagang pasangan ini termasuk menjalain komunikasi politik dengan partai lain guna memenuhi syarat dukungan minimal 9 kursi di Parlemen. PDI-P sendiri  telah memiliki 4 kursi dan masih membutuhkan minimal 5 kursi tambahan .

“Komunikasi dengan partai partai lain tentu saja  sudah dilakukan , dan  untuk kursinya  optimis terpenuhi minimal 9 kursi , “jelas Bambang Yuono, Ketua DPC Ponorogo kepada RRI, Rabu (12/8/2020).

Sementara  itu Bakal Calon Bupati Ponorogo  yang merupakan petahana Ipong Muchlissoni  ketika di konfirmasi atas jatuhya  rekom DPP PDIP yang tidak kepada dirinya mengaku Ikhlas, meskipun upaya silaturahim dan komunikasi politik dengan PDIP sejauh ini telah dijalin termasuk pernah mendaftar untuk mendapatkan rekom.

Ia menilai setiap partai memiliki mekanismenya masing-masing.

“Ini ibaratnya adalah medan peperangan. Medan peperangan boleh kalah namun medan pertempuran harus menang, “terang bupati Ipong Muclissoni, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Ponorogo  dengan  agenda peringatan HUT Ponorogo yang ke 524 tahun.

Disisi lain calon Petahana Bupati Ipong pun mengaku belum mendapat rekom dari partai manapun dan masih terus melakukan proses konsolidasi internal.

Suhu Politik di Bumi Reyog kian menghangat mendekati Pilkada Desember mendatang terlebih rivalitas kedua bakal calon Ipong-Sugiri kembali terulang.

Bahkan dinamika Politik di Ponorogo selama lima tahun terakhir juga tak lepas dari residu politik yang belum sepenuhnya hilang pasca kontestasi lima tahun lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00