Anggaran Pilkada Banda Aceh Tembus Rp31.56 Miliar

Istimewa

KBRN, Banda Aceh: Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menyebutkan, anggaran Pilkada di ibu kota Provinsi Aceh itu mencapai Rp31.56 miliar.

Ketua KIP Kota Banda Aceh Indra Milwady di Banda Aceh, mengatakan anggaran Pilkada tersebut sudah diajukan untuk dua tahun anggaran, yakni 2021 dan 2022. Pemungutan suara sendiri akan berlangsung pada tahun 2022 nanti.

"Anggaran pilkada sudah kami ajukan ke Pemerintah Kota Banda Aceh. Namun, kami belum tahu kapan pembahasannya," kata Indra Milwady dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu (12/8/2020). 

Indra Milwady menyebutkan, penyusunan anggaran Pilkada berdasar Peraturan Menteri Keuangan. Anggaran juga belum termasuk pengadaan kebutuhan protokol kesehatan pencegah COVID-19, seperti alat pelindung diri (APD), dan lainnya.

Anggaran Pilkada tersebut untuk pembentukan lembaga ad hoc seperti panita pemilihan tingkat kecamatan dan desa, serta kelompok pemungutan suara. 

Selain itu, anggaran untuk pendaftaran pemilih, penetapan, pemutakhiran data pemilih, logistik, sosialiasi, kampanye, bimbingan teknis serta lainnya.

Terkait tahapan Pilkada, Indra Milwady menyebutkan pihaknya mengikuti tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang disusun KIP Aceh. Sebab, pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh digelar serentak dengan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh.

"Karena Pilkada digelar serentak, maka kami mengikuti tahapan yang disusun KIP Aceh. Kan sama saja. KIP Aceh sudah menyusun rancangan tahapan Pilkada," tukas Indra Milwady.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00