Pansus Otsus Papua Diminta Dorong DOB

Wakil Ketua tim Pansus RUU Otsus Papua Yan Permenas Mandenas menerima pandangan pemerintah Papua soal Otsus dari Sekda Pemprov Papua Dance Yulian Flassy,Senin (3/4/2021) di Jayapura. (Foto/rri.co.id/Charlie.Reinhard)

KBRN, Jayapura: Panitia Khusus (Pansus) revisi Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua DPR RI diminta untuk menyetujui pembentukan Daerah otonomi baru (DOB).

Permintaan itu disampaikan oleh sejumlah kepala daerah di Papua. Alasannya adalah karena Provinsi Papua sangatlah luas. 

"Percepatan DOB harus dilakukan dan harus dimasukan di revisi UU Otsus," harap Bupati Kepulauan Yapen Toni Tesar, ditulis Selasa (4/5/2021). 

Menurut dia, terbentuknya DOB sangat membantu dan melancarkan penggunaan dana Otsus guna peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Namun, pembemtukan DOB menurutnya harus berdadarkan lima wilayah adat yang ada di Papua. Adapun Papua dibagi menjadi lima wilayah adat yaitu wilayah Lapago, Tabi , Saireri, Animha dan Mepago.

Sementara itu, salah satu anggota tim Pansus RUU Otsus Papua DPR RI Sulaeman Hamzah mengaku, usulan tersebut sejalan dengan yang diharapkan pihaknya. 

Sebab menurut dia, wilayah yang luas menyebabkan pelayanan publik dan pembangunan sulit dilakukan. Dia pun berharap beberapa kepala daerah yang mengusulkan DOB  segera mempersiapkannya dengan baik. 

"Pendekatan pelayanan kepada masyarakat harus nomor satu. Pembangunan harus masuk hingga wilayah terpencil," ujarnya. (Buy) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00