PDIP Akan Sanksi Kader yang Ikut Deklarasi Capres

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, saat memberikan pengarahan di acara Sekolah PDIP, Jakarta, Jumat (10/9/2021). (Dok. Humas PDIP).jpeg

KBRN, Jakarta: PDI Perjuangan (PDIP) akan memberikan sanksi kepada kadernya jika ikut-ikutan mendeklarasikan Calon Presiden (Capres) sebelum ada keputusan partai.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengaku percaya, bahwa setiap Kader PDIP memiliki kesadaran yang membentuk kedisiplinan.

“Atas dasar hal tersebut, manakala ada anggota partai yang tidak memiliki disiplin dan ikut-ikutan dalam deklarasi calon sebelum partai menetapkan, partai akan menegakkan disiplin tersebut dengan memberi sanksi organisasi. Prinsipnya seluruh relawan pemenangan akan dibentuk paska penetapan secara resmi pasangan calon dari partai. Saat ini lebih baik membantu rakyat menangani pandemi,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Hasto menyampaikan, PDIP juga mempercayakan sepenuhnya berkaitan dengan penetapan capres dan cawapres tersebut diserahkan sepenuhnya pada hasil Kongres V PDIP dimana Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mendapat mandat untuk menetapkan calon.

“Apa yang terjadi sama dengan tahun 2014 dan 2019 yang lalu, dimana Ibu Megawati Soekarnoputri menetapkan Pak Jokowi sesuai dengan mandat Kongres Partai, dan terbukti Beliau hadir sebagai pemimpin yang telah lama dipersiapkan dan mampu memikul tanggung jawab sebagai pemimpin bangsa,” ujarnya.

Hasto menegaskan, bahwa PDIP berkomitmen untuk mengikuti seluruh tahapan Pileg dan Pilpres sesuai dengan mekanisme tahapan pemilu.

“Saat ini tahapan pemilu yang memerhatikan berbagai hal terkait pandemi COVID-19 dengan seluruh dampaknya menjadi konsideran penting dalam penyusunan tahapan pemilu. Seluruh tahapan dirancang guna meningkatkan kualitas pemilu, namun juga memerhatikan aspek perencanaan agar pemilu dirancang dengan biaya pemilu yang serendah-rendahnya, mengingat keterbatasan anggaran Pemerintah saat ini yang sedang difokuskan pada upaya menangani pandemi,” katanya.

Bahkan, Hasto menyampaikan, bahwa saat ini tahapan pemilu pun sedang dibahas antara DPR, Pemerintah dan KPU RI.

“Atas dasar hal tersebut, terkait dengan pencalonan Capres dan Cawapres, semuanya agar bersabar. Fokus utama PDI Perjuangan terletak pada kualitas pemimpin untuk mampu memikul tanggung jawab yang begitu besar bagi masa depan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00