DPR Minta Polisi Usut Penyerangan Tokoh Agama

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Surahman Hidayat. (Dok. Humas FPKS).jpeg

KBRN, Jakarta: Anggota Komisi VIII DPR RI, Surahman Hidayat meminta, pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap tokoh agama di beberapa daerah selama satu pekan terakhir ini.

Surahman menyayangkan, peristiwa penyerangan terhadap para tokoh agama kembali terjadi, namun serta merta para pelakunya dikesankan sebagai orang yang memiliki gangguan jiwa.

“Dikesankannya para pelaku penyerangan para ustadz atau para tokoh agama sebagai orang yang memiliki gangguan jiwa telah memancing kecurigaan tentang adanya motif tertentu di balik semua yang mereka lakukan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (24/9/2021).

Apalagi, Surahman menyampaikan, pelaku terakhir yaitu pelaku penyerangan terhadap Ustaz Abu Syahid Chaniago saat mengisi kajian di masjid wilayah Batam menyatakan dirinya komunis.

“Kami mendesak pihak berwajib, khususnya kepolisian untuk segera menyelidiki motif di balik semua peristiwa secara komprehensif, agar keadilan benar-benar ditegakkan. Jangan otomatis proses hukum dihentikan hanya karena pelaku diduga sebagai orang yang memiliki gangguan jiwa,” ujarnya.

Surahman mengatakan, peristiwa yang terulang dengan modus yang sama mustahil terjadi secara kebetulan. Namun, patut diduga kuat sebagai gerakan yang terencana dan terorganisir.

“Itulah yang mendorong terulangnya peristiwa penyerangan tokoh agama, karena penindakan hukum tidak menimbulkan efek jera bagi para pelakunya,” katanya.

Pemerintah, menurut Surahman, harus serius melindungi segenap warganya, khususnya para tokoh agama.

“Usut tuntas motif dan gerakannya, serta tegakkan hukum bagi pelaku dengan seadil-adilnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, seorang tokoh Agama yang diketahui bernama Ustaz Armand atau biasa dipanggil Ustaz Alex ditembak sehabis Salat Maghrib hingga tewas oleh orang tak dikenal pada Sabtu (18/9/2021), di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.

Pada hari berikutnya, yaitu Senin (20/09/2021), seorang ustaz bernama Abu Syahid Chaniago diserang oleh orang tak dikenal ketika tengah memberikan ceramah di Masjid Baitusyakur, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00