Pengesahan Tiga RUU DOB Papua Percepat Pembangunan

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Theofransus Litaay. ANTARA/HO-KSP

KBRN, Jakarta: Tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua dijadwalkan sah menjadi undang-undang (UU), Kamis (30/6/2022).

UU ini diharapkan mempercepat pembangunan Papua.

"Ini merupakan satu strategi pemerintahan untuk bisa menjawab persoalan-persoalan pembangunan termasuk di dalamnya masalah kemiskinan, kebutuhan percepatan pembangunan kesejahteraan rakyat," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Republik Indonesia Theofransus Litaay dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Rabu (29/6/2022).

Menurut Theo, tiga RUU Pembentukan Daerah Otonomi Baru Papua merupakan murni aspirasi dari warga Papua yang sudah diperjuangkan sejak lama.

"Kita lihat untuk Provinsi Papua Selatan itu sudah sejak 20 tahun lalu, kemudian untuk Papua pegunungan itu sejak 2014 sudah didorong, jadi ini semuanya pada dasarnya aspirasi," paparnya.

Setelah disahkan DPR, lanjutnya, menjadi amanat yang harus dijalankan oleh pemerintah pusat dan daerah secara optimal. 

"Pemerintah pusat dan daerah sebenarnya sudah siap untuk menjalankan ini," tegasnya.

Selanjutnya, Kementerian Dalam Negeri mempersiapkan pejabat pimpinan daerah sementara yang kemudian bekerja untuk mempersiapkan organisasi pemerintah daerah secara lengkap dan agenda-agenda lainnya.

"Ini harus ada keterpaduan antara pemerintah pusat dan daerah untuk melaksanakannya bersama-sama dan melibatkan masyarakat sehingga ada penyamaan persepsi," terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar