Kemendagri Bahas Perubahan Nama Jalan di Jakarta

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menjawab pertanyaan tentang perubahan nama jalan di DKI Jakarta, usai menghadiri acara kementerian di kawasan Ancol, Rabu (29/6/2022). Foto: Ryan Suryadi/RRI

KBRN, Jakarta: Kemendagri belum akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penggantian nama jalan di Jakarta. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo. 

Wamendagri mengungkapkan pihaknya terlebih dahulu akan membicarakannya secara internal di kementerian. Setelah itu baru berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta. 

"Secara internal nanti kami minta arahan kepada Mendagri. Tujuannya untuk kira-kira Kemendagri sikapnya seperti apa," ujar Wempi Wetipo kepada wartawan di kawasan Ancol, Rabu (29/6/2022). 

Diketahui adanya rencana perubahan nama jalan di Jakarta, menuai menuai sejumlah penolakan masyarakat. Beberapa warga ibu kota menolak penggantian nama jalan, karena membuat mereka harus harus mengurus data kependudukan.

Lebih jauh, Wetipo mengklaim belum mengetahui penolakan sejumlah warga yang dilayangkan, terkait penggantian nama jalan. Menurutnya, Kemendagri hanya menetralisir agar kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jangan sampai bermasalah.

"Sampai hari ini kami belum ada pembahasan soal itu, termasuk mendukung atau tidak mendukung penggantian nama jalan. Kemendagri untuk kebijakan Gubernur DKI kemarin hanya sebatas dapat info. Kami ingin menyelaraskan proses ini, supaya tidak mengorbankan masyarakat," tutur Wamendagri.

Berbagai masyarakat yang menolak perubahan nama jalan, di antaranya warga Cikini VII, Cikini, hingga Menteng.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar