Masyarakat Makin Bijak Saat Pemilu 2024

Dekan Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Universitas Brawijaya Dr Sholih Mu

KBRN, Jakarta: Masyarakat dinilai semakin bijak dalam melihat kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Universitas Brawijaya Dr Sholih Mu'adi. 

Menurut Sholih, pada Pemilu 2024 mendatang diprediksi masih akan ada kampanye hitam. Namun, hal itu tidak akan terpengaruh kepada masyarakat. 

"Ya masih tetap ada, tapi masyarakat sudah bisa memilih, dan memilah mana yang baik dan mana yang tidak baik. Mana yang hoaks, yang ngawur itu, saya yakin akan terseleksi sendiri," kata Sholih dalam diskusi PRO 3 RRI bertemakan 'Pemilu yang Demokratis dan Asyik' kepada wartawan, Senin (8/8/2022). 

Lebih jauh, Sholih mengatakan, bahwa kecurangan Pemilu 2024 akan sulit dilakukan. Sebab, saat ini masyarakat sigap dalam melakukan pengawasan. 

Apalagi, ujar dia, sekarang ini sudah eranya teknologi. Dimana, banyak masyarakat yang mempunyai gawai untuk merekam segala aktivitas yang ada di tempat pemungutan suara.

"Saya kira semua bisa mengawasi bahkan sekarang pemberitaan terjadi pada hari ini sekarang bisa langsung dilihat dan didengar," ucapnya. 

"Termasuk pada level penghitungan suara ini dianggap paling rawan, dari level RT dan RW hingga Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten dan Kota sudah tidak rawan lagi. Karena telepon genggam sudah dilengkapi kamera," katanya menambahkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar