Singgung Anies, PDIP: Masyarakat Tidak Butuh Formula-E

Foto: Gubernur DKI Anies Baswedan

KBRN, Jakarta: Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak meminta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengembalikan anggaran yang telah digunakan membayar commitment fee Formula E.

Hal ini menyusul Pemprov DKI Jakarta kembali menunda gelaran ajang balap mobil Formula E musim 2021.

Simanjuntak menambahkan, agar anggaran Formula E dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Jakarta. Terlebih, setelah dikalkulasi, biaya penyelenggaraan Formula E bisa menghabiskan anggaran lebih dari Rp1 triliun.

"Anggaran ini bisa mempercepat program vaksinasi kepada 18,3 juta orang. Asumsi harga vaksin AstraZeneca misalnya Rp60 ribu, dengan target vaksinasi DKI misalnya 7 juta, 2 kali suntikan jadi 14 juta," kata Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (26/1/2021).

Menurutnya, hal ini lebih bermanfaat ketimbang Anies menyerahnya penanganan Covid-19 di Jabodetabek kepada pemerintah pusat.

Terlebih, gelaran Formula E ini dinilai Gilbert tak akan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah.

"Formula E itu tidak dibutuhkan masyarakat," kata ia.

Adapun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyetorkan uang commitment fee Formula E sebesar Rp 560 miliar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00