Kader Demokrat Pecatan Gelar KLB, AA: Ilegal

KBRN, Jakarta:  Politikus Partai Demokrat Andi Arief (AA) menyebut upaya menggelar Kongres Luar Biasa Partai Demokrat yang dilakukan sejumlah kader yang dipecat adalah ilegal. Padahal, untuk menggelar KLB diperlukan izin Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

"Klaim Jhoni Allen dkk mendapat dukungan negara diuji dalam praktek. Menpolhukam , depkumham dan kepolisian apakah akan hormati  AD ART Partai KLB harus dapat izin ketua majelis tinggi partai dalam hal ini Pak SBY. Kalau tidak ada izin majelis tinggi KLB adalah kerumunan ilegal," cuit Andi di akun Twitternya yang dilihat rri.co.id, Kamis (4/3/2021).

Terkait masalah ini, sambung Andi, Demokrat belajar sejarah kepartaian Indonesia  bagaimana partai bisa direbut paksa/dijual. "Konsep majelis tinggi"kunci"agar cara brutal pengambilalihan bisa dicegah. Majelis tinggi jadi penjaga ideologi sekaligus continuitas partai. Niat Jhoni Allen, dll sudah kita antisipasi lama," tegasnya. 

Sebelumnya, salah satu pendiri Partai Demokrat Ilal Ferhard menyebut kongres luar biasa akan digelar pada awal Maret ini. Adapun mantan Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, Darmizal, menyebut KLB dipersiapkan dilaksanakan di Bali.

Darmizal pun mengklaim pihaknya sudah mengantongi dukungan dari mayoritas pemilik hak suara dan hak bicara untuk menggelar KLB. Ia meyakini 96 persen dari pemilik hak ini akan bergabung menjadi peserta di KLB. (foto: sindonews.com)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00