FOKUS: #POLEMIK PARTAI DEMOKRAT

Kubu AHY Beberkan Status Peserta KLB Sumut

(berdiri di podium) Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Demokrat, Herman Khaeron (Dok RRI/Josua Sihombing)

KBRN, Jakarta: Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat (PD) Herman Khaeron membeberkan identitas sejumlah peserta Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), 5 Maret 2021, yang tergabung dalam kelompok Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD).

"Kami hendak menampilkan bagaimana manipulasi oleh kelompok GPKPD dengan mengatasnamakan peserta KLB," kata Herman Khaeron dalam konferensi pers yang diikuti rri.co.id dan awak media lainnya di Auditorium Yudhoyono Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (12/3/2021).

"Ada seorang peserta KLB bernama Edie Saputra mewakili Aceh. Di akun Facebooknya ia mengatakan bahwa yang bersangkutan hadir di acara KLB abal-abal itu untuk mewakili provinsi Aceh atas undangan panitia. Tapi yang bersangkutan juga mengatakan tak benar bahwa yang bersangkutan akan memimpin Partai Demokrat karena yang bersangkutan sudah menjadi kader partai lain," ungkapnya lagi.

Lebih lanjut, Herman juga menyebut bahwa hal serupa terkait status peserta Kongres Deli Serdang yang kini merupakan kader partai politik lainnya itu antara lain, Ilal, Samad dan Daday Hudaya.

BACA JUGA: Gatot Bicara Sosok Menawarkan Kudeta AHY

Mereka dikatakannya bukan merupakan kader Partai Demokrat dan telah bergabung ke partai lain untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Legislatif 2019.

"Contoh lain yang ingin kami tampilkan misalkan Daday Hudaya, pada Pilehg 2019 menjadi Caleg dari partai lain (Gerindra). Saudara Ilal, saudara Samad yang mewakili NTB juga sudah menjadi (anggota) partai lain," kata anggota Komisi VI DPR RI tersebut.

Selain mengungkap adanya peserta KLB yang bukan lagi merupakan kader Partai Demokrat, Herman juga meyatakan bahwa terdapat pula peserta Kongres yang hadir saat itu bukanlah pemilik hak suara yang sah.

Diterangkan Herman, adanya peserta yang hadir dalam Kongres tersebut namun masih berstatuskan kader PD merupakan mantan pengurus Partai Demokrat di sejumlah wilayah.

"Mantan Ketua DPC Bolaang Mongondow Utara, Rahman Dottili. (Rahman) Mantan ketua DPC tapi dihadirkan di KLB Deli Serdang. Wakil Ketua DPC Kotamobagu (Gerald Piter Runtuthomas), hadir sebagai peserta KLB tanpa mandat dari Ketua DPC. Jadi hadir di KLB tanpa surat mandat dianggap sebagai pemilik suara," ucap Herman.

Melihat banyaknya bukti dugaan pelaksanaan KLB yang tidak sah, Herman memastikan bahwa pihaknya akan terus mendalami dan mencari bukti lainnya dalam berbagai kejanggalan pelaksanaan Kongres Luar Biasa yang dicetuskan oleh para pendiri dan mantan kader Partai Demokrat.

"Tentu BPOKK terus mendalami pada setiap kejadian ini," pungkasnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00