Modus Beli Obat, Ibu Telantarkan Bayi di Tangerang

Ilustrasi

KBRN, Tangerang: Seorang ibu muda tega menelantarkan bayinya di Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang Banten. Saat hendak meninggalkan darah dagingnya wanita tersebut menitipkan bayi kepada warga karena dirinya hendak ke apotik untuk membeli obat. Sontak, peristiwa itu membuat masyarakat heboh dan melaporkannya ke polisi.

Kapolsek Karawaci Kompol Bagin Efrata Barus mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya penitipan bayi tanpa identitas oleh orang tak dikenal.

"Kemudian sang ibu menyampaikan kalau dia akan pergi ke apotek untuk membeli obat. Namun, sekian lamanya, ibu itu tidak kembali. Sehingga ibu yang dititipkan anak melapor kepada kami, untuk dibawa ke Polsek," ujarnya kepada rri.co.id, Senin (19/4/2021).

Ternyata ibu yang dititipkan bayi mungil tersebut tidak mengenal siapa wanita yang menitipkan bayi kepadanya. Begitu juga dengan masyarakat setempat yang tidak mengenal dengan sang penitip bayi itu.

"Kemudian menghubungi ke kami. Setelah itu, kami hubungi dinas sosial untuk dititipkan bayi tersebut," kata Bagin.

Bagin juga mengaku, Unit Reskrim telah melakukan penyelidikan terkait bayi malang tersebut dengan mencari identitas dan mengecek CCTV. Namun, belum menemukan titik terang.

Ia menambahkan, penemuan bayi itu disebut dengan kasus penitipan, bukan penelantaran, tetapi pihaknya masih mendalami.

"Anak tersebut tidak ditaruh di lantai atau teras rumah. Memang dititipkan kepada seseorang dan ada tulisan 'tolong titip anak saya'. Kami masih coba dalami apakah unsur penelantaran atau tidak," jelasnya.

Sementara, Kasie Rehabilitasi Anak dan Lansia Dinas Sosial Kota Tangerang, Anta Achmad menuturkan, pihaknya telah menerima bayi perempuan tersebut dari Polsek Karawaci. Menurutnya, bayi tersebut kini sudah mendapatkan penanganan di Rumah Perlindungan Sosial Dinsos Kota Tangerang.

"Benar, bayinya sekarang dititip ke panti sambil menunggu yang mau adopsi," kata Anta. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00