Investasi Bodong, ZS Warga Banyuwangi Tersangka

KBRN, Banyuwangi: Polresta Banyuwangi menetapkan ZS (26) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi bodong berkedok trading.

ZS adalah warga Kanalan, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Jawa Timur.

"Kami menetapkan ZS sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, dan Opsnal Satreskrim Polresta Banyawangi kemudian menemukan bukti materiil soal keganjilan investasi ini," kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin, Selasa (4/5/2021).

Arman mengatakan, dugaan penipuan dan penggelapan ZS terhadap warga satu kampung di lingkungan tempat tinggalnya, karena tergiur iming iming keuntungan cukup siginifikan dalam waktu singkat.

"Kasus ini dilaporkan pada bulan April lalu, kemudian penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pelapor dan beberapa saksi lainnya, termasuk ZS, setelah buktinya cukup. Baru ZS kita tetapkan sebagai tersangka," kata Arman.

Selama melakukan penanganan kasus, kata dia, Polresta Banyuwangi membuka Posko Pengaduan untuk korban kasus dugaan inveatasi bodong ini.

Sebab, terdapat 25 orang pelpaor ke polisi dan menjadi korbandari investasi abal abal dilakukan ZS.

"Berdasarkan bukti bukti yang ada, ada sekitar 260 kelompok grup Whatsapp dalam investasi ini, dengan nilai investasi beragam. Jika dikalkulasi kerugiannya mencapai Rp1 miliar," kata Arman.

Kasus polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sejumlah buku rekening, dua buah buku rekapan berisi data member, satu unit iPhone,  ATM, uang dan barang bukti lainya.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 378 subsider pasal 372 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. (DNS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00