Polisi Tangkap Pelaku Pungli Truk Trailer di Jakut

Ilustrasi pungli truk. (Foto: Facebook)

KBRN, Jakarta: Para pengemudi truk threiler di Pelabuhan Tanjung Priok sebelumnya menyampaikan keluhan pungli ke Presiden Jokowi.

Adanya keluhan tersebut, Polres Metro Jakarta Utara bergerak cepat menindaklanjuti laporan pungli kepada sopir truk kontainer di sejumlah depo Pelabuhan Tanjung Priok.

Aparat kepolisian Polres Jakarta Utara telah menangkap 24 pelaku pungli terhadap sopir truk kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok. 

Kapolres Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan pelaku saat ini telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara untuk diperiksa.

Para pelaku diduga sindikat yang dibagi ke dalam lima pos. Mereka memungut uang dari para sopir secara tidak resmi mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu.

"Sudah kita amankan ada 24, lagi kita periksa secara intensif," ujar Guruh saat dikonfirmasi, Kamis (10/6/2021). 

Guruh menjelaskan kalau, komplotan kelompok orang yang melakukan pungli tersebut ditangkap di dua lokasi berbeda. Meski begitu modus mereka sama, meminta bayaran dari para sopir truk secara tidak resmi.

"Pertama kami tangkap di depo PT Greating Fortune Container, kedua lagi di depo PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta," jelas Guruh.

Kepolisian masih mendalami keterangan para pelaku. Termasuk mencari tahu adanya pihak lain yang memungut dari mereka.

Guruh mengungkapkan pemberantasan pungli tidak akan berhenti di sini. Jika ditemukan kembali praktik itu pihaknya tidak segan untuk menindak tegas mereka.

"Ya kalau masih terjadi lagi akan kita tindak tegas. Ini kan memberatkan para pengemudi," tutur Guruh.

Terkait penangkapan itu, anggotanya masih terus menyisir lokasi yang kerap dijadikan tempat pungli.

"Anggota kami masih bergerak di lapangan. Kalau sudah tuntas akan kami rilis," tambah Guruh. 

Keluhan pungli di Pelabuhan Tanjung Priok disampaikan sopir truk kontainer saat bertemu Presiden Joko Widodo. Mendengar keluhan itu Jokowi langsung menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar masalah itu segera dituntaskan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00