Gelapkan Biaya Rapid Tes, Kepala Dinkes Ditahan

Kadis Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti digiring polisi menuju sel tahanan dalam penggelapan biaya rapid tes

KBRN, Pekanbaru: Kepolisian Daerah  (Polda) Riau bersama Polres Meranti menetapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Misri Hasanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemungutan biaya rapid tes. 

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan modus tersangka dengan menggelapkan barang negara untuk kepentingan pribadi yang merugikan negara dan masyarakat. 

"Bantuan berupa 3000 rapid tes yang diberikan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan  diselewengkan dan tidak mendiatribusikan ke masyarakat. Antigen yang diterima kemudian dijual tersangka," kata Kapolda Riau dalam keterangan pers, Senin (20/9/2021). 

Lebih lanjut, kata Agung, seharusnya rapid tes diberikan secara gratis namun tersangka menjual dengan harga Rp150 ribu bahkan lebih untuk setiap alatnya. 

"Antigen ini dikomersilkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dimana tujuan hibah rapid tes yang disalahgunakan. Kita akan hitung nanti berapa kerugian negara. Dia mengomersilkan satu rapid tes dengan menarik dana Rp150 ribu bahkan lebih," terang Kapolda. 

Tersangka juga membuat laporan palsu agar aksinya tidak dicurigai. Diketahui kasus ini sudah dilakukan sejak September 2020 lalu. 

"Kita mendapat informasi dan datanya dari masyarakat, kemudian kita dalami karena kita tahu bahwa rapid yang harusnya disimpan difasilitas kesehatan ternyata tidak dilakukan, di mana sebagian alat berada di klinik yang bersangkutan (MH)," pungkasnya Kapolda Riau. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00