Dua Sejoli Pelaku Curanmor, Peranya Berbeda

KBRN, Madiun: Sepasang kekasih DAP (29) warga Jalan Kampar, Kecamatan Taman, Kota Madiun dan YH (43) warga Kelurahan Maniserjo, Kecamatan Taman, Kota Madiun diamankan aparat kepolisian karena kedapatan mencuri sepeda motor.

"Sempat dijual seharga Rp5 juta," Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Madiun, Kamis (23/9/2021).

Menurut Eka, aksi sejoli ini terbongkar setelah korban warga Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun melaporkan kehilangan sepeda motor miliknya yang terparkir disekitaran rumah dengan posisi kunci yang masih tertinggal.

Dari hasil penyelidikan dan pengejaran, pihaknya menangkap kedua pelaku di wilayah Kabupaten Ngawi. 

Kepada Polisi, keduanya mengaku memiliki peran berbeda. DAP bertindak sebagai eksekutor pencuri kendaraan. Sedangkan YH betugas menjual kendaraan hasil pencurian tersebut.

"Uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Kapolres menjelaskan, aksi tersebut baru kali pertama terungkap. Namun demikian kepolisian masih melakukan penyelidikan apakah ada kemungkinan kejadian lainnya.

"Imbauan kami kepada masyarakat tetap waspada terhadap barang-barang berharga, jangan sembarangan menaruh. Apalagi kunci yang masih tertinggal di sepeda motor. Ini bahaya, bisa dimanfaatkan oknum untuk melakukan aksi kejahatan,” imbaunya.

Akibat perbuatannya, Polisi menjerat tersangka DAP dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. 

Sementara tersangka YH dijerat Pasal 480 ayat (1) KUHP tentang pertolongan jahat atau penadah dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

“Keduanya memiliki peran berbeda. Maka kita kenakan pasal yang berbeda juga,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00