Buntut 'Smackdown', Kapolres-Kapolda Segera Diperiksa Div Propam

Mahasiswa korban

KBRN, Tangerang: Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri tidak hanya memeriksa Brigadir NP, Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol, Wahyu Sri Bintoro dan Kapolda Banten, Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan. 

Hal tersebut buntut dari aksi kekerasan bak 'smackdown' terhadap mahasiswa bernama Fariz Ahmad saat berunjukrasa di depan Kator Bupati Tangerang, Rabu pekan lalu. 

Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan dari Brigadir NP, anggota Polri yang melakukan aksi kekerasan terhadap mahasiswa saat pengamanan demonstrasi di kompleks Pemerintah Kabupaten Tangerang. 

Menurut Sambo, pemeriksaan pimpinan dari Brigadir NP untuk mengetahui apakah ada indikasi kesalahan managerial yang dilakukan oleh Kapolres di wilayah anggota tersebut bertugas dan Kapolda Banten. 

"Itu nanti akan kita koordinasi dengan Itwasum terkait dengan managerial. Apakah nanti ada rentang kendali dari pimpinan satuan wilayah di dua tingkat ini yang tidak berjalan atau tidak, ini masih kita koordinasikan," ujar Sambo kepada rri.co.id, Selasa (19/10/2021).  

Sambo menambahkan, Brigadir NP saat ini sudah ditahan di Polda Banten. Ia juga mempersilakan korban untuk melaporkan NP atas dugaan tindak pidana jika merasa dirugikan.  

Sambo memastikan bakal memproses laporan korban dan tidak akan tebang pilih meski yang melakukan pelanggaran merupakan anggota Polri. 

"Dan kita akan proses, kita tidak akan ragu-ragu akan itu," tegas Sambo. 

Diberitakan sebelumnya, Kapolresta Tangerang Kabupaten, Wahyu Sri Bintoro menegaskan, jika dirinya siap mundur apabila ada anggotanya yang kembali melakukan tindakan kekerasan dalam mengamankan demo dan tidak sesuai standar operasi prosedur (SOP).  

Bahkan, pernyataan itu dituangkan diatas kertas dengan dibubuhkan tandatangan serta materai.  

"Alhamdulilah pada sore ini, saya bertemu dengan teman-teman mahasiswa memberikan informasi soal perbaikan pelayanan kepolisian ke depan. Dan alhamdulillah berjalan aman dan lancar," ujar Wahyu,  

"Bila mengulangi perbuatannya lagi yang sifatnya represif, saya siap mengundurkan diri. Saya sudah membuat pernyataan di atas materai dan saya ucapakan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang hadir di sini. Apresiasi atas nama pak Kapolda Banten," sambungnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00