Satgasmar Ambalat Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal di Nunukan

TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Satgasmar Ambalat XXVII yang merupakan BKO Guspurla Koarmada II berhasil menggagalkan penyeludupan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Malaysia di Bambangan, Sebatik Barat, Nunukan, Kaltara, Sabtu (28/05) kemarin. (Foto: Humas Dispenal)

KBRN, Jakarta: TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Satgasmar Ambalat XXVII menggagalkan penyeludupan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Malaysia. Lokasinya di Bambangan, Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (28/5). 

“Kami amankan 30 orang diduga TKI masuk secara ilegal di Pos Marinir Bambangan. Tentunya kami tetap memantau situasi keamanan wilayah perbatasan yang menjadi tugas dan tanggung jawab bersama," kata Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Arif Kurniawan dalam siaran pers, Minggu (29/5).

Letkol Arif menjelaskan penggalan ini berawal dari informasi yang disampaikan tim intelijen Lanal Nunukan kepada Satgasmar Ambalat XXVII.

Selanjutnya, Lanal Nunukan bersama Satgasmar Ambalat XXVII, melakukan pengintaian di dua titik. Masing-masing di Sungai Mentadak Kecil dan Sungai Akoy. Pengintaian ini membuahkan hasil dengan adanya kegiatan diduga warga Indonesia yang akan mencari pekerjaan di Malaysia secara ilegal. 

"Saat dilakukan pemeriksaan, terdapat 30 orang yang terdiri dari 24 dewasa dan 6 anak-anak. Mereka akan diberangkatkan ke Tawau melalui Pelabuhan Haji Mukhtar," katanya.

Mereka nantinya masuk ke Perbatasan Indonesia-Malaysia untuk bekerja tanpa dokumen resmi. 

Setelah mengamankan TKI, Arif mengungkapan pihaknya berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Kalimantan Utara, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 18/Komposit, hingga Polsek Sebatik Barat.

"Keterangan WNI yang hendak ke negeri jiran, mereka menuju Sebatik melalui Pelabuhan Haji Mukhtar Nunukan," ungkap Letkol Arif.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar