Penadah Curanmor Membabi Buta Lukai Polisi dan Warga

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho (kedua dari kiri) menjenguk warga korban amukan penadah curanmor di Rumah Sakit Anisa, Tangerang. (Foto: Saadatuddaraen/RRI)

KBRN, Tangerang: Penadah pencurian kendaraan bermotor (curanmor) melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan. Sehingga, empat orang mengalami luka parah terkena senjata tajam.

Korban terdiri dari dua anggota kepolisian dari Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kemudian dua lainnya adalah warga Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan peristiwa penusukan terjadi pada Kamis (18/8/2022). Lokasinya di Jalan Aryawangsakara, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Menurut Kapolres, korban anggota Polri berinisial PH mengalami luka tusuk di bagian paha kanan. Kemudian rekannya BS tertusuk di bagian pundak kiri.

Sedangkan dua warga sipil yakni J dan TF mengalami luka sobek di bagian perut. Mereka bernasib naas karena saat kejadian sedang berada di lokasi.

"Dua korban penusukan saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Anisa, Tangerang," kata Kapolres, Jumat (19/8). Sedangkan dua anggota kepolisian dirujuk ke RS Polri di Kramat Jati.

Peristiwanya bermula ketika tiga personil anggota Reskrim Polsek Tanah Abang membawa tersangka curanmor berinisial MK untuk melakukan pengembangan. Yaitu dengan menangkap dua penadah motor curian berinisial DI dan S.

Namun, DI kemudian melakukan perlawanan dan langsung mencabut senjata tajam berupa pisau sangkur. Selanjutnya dia melakukan penusukan secara membabi buta.

Menurut Zain saat ini tiga pelaku kejahatan telah diamankan di Polsek Jatiuwung guna pengembangan lebih lanjut. "Mereka kami jerat dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar