Kakek Cabul Bersenjata Cangkul Masuk Bui

Ilustrasi

KBRN, Kabupaten Tangerang: Polresta Tangerang Kabupaten akhirnya buka suara soal kakek berinisial SR berumur 75 tahun, warga Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten yang diduga mencabuli bocah SMP hingga hamil.

“Iya kita sudah penjarakan,” ungkap Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Kapolresta Tangerang Kabupaten kepada rri.co.id, Selasa (26/1/2021).

Ditambahkan Kasatreskrim Polresta Tangerang Kabupaten, Kompol Ivan Adhitira, terungkapnya kasus tersebut berawal saat korban berinisial SJ berusia 14 tahun menceritakan kepada orang tuanya kelakukan bejat terduga pelaku berinisial SR tersebut.

Selanjutnya, orang tua korban melaporkan ke warga sekitar dan warga bersama orang tua korban bersama-sama menggamankan pelaku untuk diserahkan ke Polresta Tangerang Kabupaten.

“Pelaku yang merupakan tetangga korban itu diserahkan oleh masyarakat ke Polisi,” kata Ivan, Selasa (26/1/2021).

Menurut Ivan, korban dan tersangka sudah diminta keteranganya oleh penyidik.

Diketahui, pelaku menyetubuhi korban sebanyak tiga kali. Modusnya, pelaku mengancam korban dengan cangkul dan menyetubuhinya.

Setelah itu, korban diberi uang sebesar 5.000 hingga 20.000.

“Pelaku menyetubuhi korban di sebuah kebun wilayah Solear,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Ivan, pelaku sudah ditahan di sel Mapolsek Kresek, karena tahanan di Polsek Cisoka yang merupakan wilayah hukum Solear sudah overkapasitas.

“Pelaku ditahan sejak tanggal 19 Januri 2021,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kakek berinisial SR berumur 75 tahun, warga Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten diduga telah melakukan hal yang bejad. Pasalnya, dianggap telah mencabuli Bunga (bukan nama sebenarnya) yang berusia 13 tahun dan masih duduk di bangku SMP. 

Kerabat korban bernama AD mengatakan, Pria gaek yang kesehariannya sebagai petani itu tega menyetubuhi anggota keluarganya berkali-kali hingga hamil lima bulan.

“Kepada korban, SR mengiming-imingi uang dan mengancam korban melayani nafsu bejatnya. Sambil menyodorkan cangkul mengancam akan membunuh korban dengan menggunakan cangkul, SR menggiring korban ke gubuk tengah kebun di depan rumah SR,” ujarnya kepada rri.co.id, Senin (25/1/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00