Kasus Rasisme, Bareskrim Resmi Tahan Ambroncius Nababan

Ketum Projamin Ambroncius Nababan (memegang kertas) meminta maaf. Foto: Dok. Istimewa .jpg

KBRN, Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, resmi menahan Ketua Relawan Pro Jokowi-Maruf Amin (Pro Jamin), Ambroncius Nababan.

Ia ditahan, karena resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan rasialisme terhadap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

“Melakukan penahanan dimulai pada tanggal 27 Januari 2021,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen (Pol) Slamet Uliandi kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).

Polisi menetapkan Ambroncius sebagai tersangka, setelah dilakukan gelar perkara kasus, Selasa (26/1/2021) kemarin.

Kepolisian juga telah meminta keterangan Ambroncius dan lima orang saksi lainnya, termasuk ahli pidana dan ahli bahasa.

Setelah itu, Ambroncius dijemput paksa oleh penyidik dan diperiksa dalam kapasitanya sebagai tersangka.

“Tadi sore penyidik Siber Bareskrim Polri menjemput yang bersangkutan. Sekitar tadi jam 18.30, yang bersangkutan dibawa ke Bareskrim Polri,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Selasa (27/1/2021).

Dalam kasus ini, Ambroncius Nababan dijerat Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU ITE dan Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b ayat 1 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 156 KUHP.

Ia terancam hukuman penjara di atas 5 tahun. 

Adapun konten yang diduga mengandung unsur rasialisme diunggah Ambroncius dalam akun Facebook-nya. Unggahan-nya di Facebook tersebut, dianggap melakukan rasis kepada mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00