Polres Aceh Singkil Amankan 20,7Kg Ganja

KBRN, Aceh Singkil: Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Kepolisian Resor Aceh Singkil menangkap tiga tersangka penyalahguna Narkoba.  Dari ketiga tersangka diamankan sekitar 20,78 Kg Ganja. 

Penangkapan dilakukan di  dua  lokasi yaitu: Pertama,  di desa Sianjo-Anjo, Kecamatan Gunung Meriah dan Kedua, di Desa Lae Butar Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.  Hal ini terungkap  dalam konfrensi pers, Selasa (09/03/2021) di Aula Vidcon Mapolres Aceh Singkil.

Didampingi Kasat Narkoba Iptu darmi Arianto Manik SH, dan Kabag Ops, AKP Wagimin, Kapolres Aceh  Singkil, AKBP Mike Hardy Wirapraja, SIK, MH, menjelaskan penangkapan ketiga tersangka berawal dari penangkapan dua tersangka insial S dan FJ di desa  Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah.

“Total BB seluruhnya  20,787,79 gram atau 20,8 kilogram.  Dimana kegiatan penangkapan ini ada 2 TKP.  TKP Pertama di desa Sianjo-anjo tepatnya di terminal bus, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.  Waktu TKP I, dilakukan pengamanan tersangka dan Barang Bukti, kamis, 4 Maret 2021 sekitar pukul 22:45.  Tersangka pertama, inisial S (23 tahun), wiraswasta, beralamatkan desa sianjo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh  Singkil.  Tersangka  Kedua, inisial FJ (20 tahun), wiraswasta alamat Desa Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah,” papar Kapolres, Mike hary.

Ditambahkan Kapolres Mike Hardy, setelah dilakukan pengembangan dari  dua tersangka, Satnarkoba Polres Aceh Singkil selanjutnya mengamankan tersangka ketiga, DU,  pada 5 Maret 2021 dengan barang bukti  yang disembunyikan  di  dalam lemari pakaian.

“Kemudian dari  Pengembangan TKP 1 muncul TKP 2.  Pada tanggal 5 Maret 2021, didapatkan tersangka atas nama inisial DU (32 tahun),  pekerjaan  supir, alamat desa, warga Lae Sipola, Singkohor, Kabupaten Aceh  Singkil.  Dimana dari masing-masing TKP I, pertama TKP I dengan barang bukti sebesar 200,87 gram atau 2,87 ons.  Kemudian di TKP 2, itu barang bukti sebesar 20,500 gram atau 20,5 kg,” terang Mike Hardy.

Kapolres, Mike  Hardy mengatakan hasil penyidikan direncanakan ganja akan dipasarkan di Aceh Singkil dan sekitarnya.

“Ini memang rencana dipasarkan bukan di Aceh Singkil saja,  bisa jadi ke Kabupaten-Kabupaten  tetangga.  Jadi dari hasi pemeriksaan, itu rencana untuk 1 Kg itu senilai 1,5 Juta per kilogram,” ujar  Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres, Mike Hardy  mengatakan Penangkapan  ketiga tersangka berawal dari  adanya informasi  dari masyarakat. Hasil penyidikan, ganja diperoleh dari inisial K,  asal Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara. Karena itu, Polres Aceh Singkil akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Adapun Ketiga tersangka saat ini sudah diamankan di  Mapolres  Aceh Singkil untuk diproses secara hukum.  Atas perbuatannya, tersangka S dan FJ  dijerat Hukum Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1), Undang-undang  tentang  Narkotika,  dengan ancaman pidana penjara 4 sampai dengan 12 tahun.  Sedangkan tersangka DU dijerat hukum Pasal 111 Ayat (2) dan Pasal 114  Ayat (2) dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup dan paling rendah enam tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00