FOKUS: #OLIMPIADE TOKYO

Atlet Paralimpiade Indonesia Jaenal Aripin Minta Maaf

Ilustrasi / Atlet beraksi selama Paralimpiade Tokyo 2020 di Heat 2 Atletik T47 Putaran 1, nomor 100m Putra di Stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang, Jumat (27/8/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Athit Perawongmetha/FOC

KBRN, Tokyo: Atlet para-atletik Indonesia, Jaenal Aripin, yang bertanding di klasifikasi T54 mengaku kecewa dengan kejadian yang menimpanya di nomor 400 M putra.

Jaenal harus didiskualifikasi setelah kedapatan mendahului start jelang dimulainya heat 2.

Atlet asal Jawa Barat itu didiskualifikasi dan langsung dikeluarkan dari arena pertandingan yang berlangsung di Tokyo National Stadium, Minggu (29/8/2021).

Saat itu, Jaenal memang langsung memulai start lebih awal saat tembakan aba-aba belum dibunyikan.

Atas kejadian tersebut Jaenal mengaku salah dan hilang fokus sehingga keluar garis start lebih awal.

"Saya ingin mengklarifikasi kejadian tadi, yang terjadi pada pertandingan saya di nomor 400M klasifikasi T54. Mungkin di situ saya melakukan kesalahan karena saya terlalu cepat keluarnya waktu start. Mungkin itu selisihnya sedikit sekali dengan suara tembakan," jelas Jaenal, dalam keterangan tertulis NPC Indonesia yang diterima RRI.co.id, Minggu (29/8/2021).

Jaenal sendiri masih akan berlomba untuk dua nomor lainnya pada Senin (30/8), yaitu 100M dan estafet universal.

Ia berharap besok tidak melakukan kesalahan yang sama dan bisa memberikan yang terbaik.

"Saya masih akan bermain di 100M dan estafet universal. Sekali lagi saya mohon maaf kepada pelatih, NPC Indonesia, masyarakat di Indonesia. Mudah-mudahan besok saya bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Kesalahan ini juga menjadi pelajaran yang berharga bagi saya agar ke depannya bisa konsentrasi, lebih fokus, agar terhindar dari kesalahan-kesalahan seperti tadi," ucap Jaenal.

Jaenal masih akan tampil di dua nomor lomba di Paralimpiade 2020.

Ia akan turun di kategori T54 nomir 100  meter putra yang akan dipertandingkan pada 1 September.

Satu lagi, ia akan turun di nomor estafet 4x100 meter universal bersama Karisma Evi Tiarani, Saptoyogo Purnomo, dan Putri Aulia, pada 3 September mendatang. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00