FOKUS: #OLIMPIADE TOKYO

Para-badminton, Harapan Besar Indonesia Mendulang Medali

KBRN, Jakarta: Penyelenggaraan Paralimpiade Tokyo 2020 telah memasuki hari kedelapan, dan sejauh ini Indonesia telah mengumpulkan 1 medali perak dan 2 medali perunggu.

Prestasi kontingen Indonesia ini melebihi target yang telah ditetapkan. Pada Paralimpiade Rio 2016, tim Indonesia hanya mampu membawa pulang 1 medali perunggu yang kala itu dimenangkan oleh Ni Nengah Widiasih dari cabang olahraga para powerlifting.

Chef de Mision Kontingen Indonesia, Andi Herman, mengatakan pada jumpa media secara virtual, Selasa (31/8/2021), bahwa peluang masih terbuka untuk membukukan medali dari cabang olahraga Para-badminton (Para-bulu tangkis).

“Harapannya akan mendapat medali emas dari beberapa cabang yang masih diikuti oleh atlet-atlet kita, khususnya dalam pertandingan badminton yang akan dimulai besok. Kita tahu bahwa atlet Para-badminton kita menjadi unggulan, kalau secara personal ada atlet kita yang menjadi peringkat satu dunia. Jadi, dengan ini kita berharap bahwa target medali emas dapat dicapai di cabang olahraga badminton,” sebut Andi Herman melalui jumpa pers secara virtual dari Tokyo, Jepang, Selasa (31/8/2021) malam. 

Ini adalah debut atlet-atlet Para-badminton Indonesia bertanding di Paralimpiade.

Pelatih Para-badminton, Sutanto, sempat mengutarakan siapa-siapa saja lawan yang harus diwaspadai.

“Kalau Leani Ratri dan Hary Susanto itu lawan terberatnya dari Perancis Lucas Mazur dan Faustine Noel, kemudian Ratri sendiri nanti lawan terberatnya dari China Cheng Hefang. Kemudian untuk Dheva dan Suryo Nugroho di tunggal putra nanti lawan terberat ada dua dari Polandia dan Malaysia. Sedangkan untuk ganda putri Ratri/Khalimatus lawan beratnya juga dari China Cheng Hefang/Ma Huihui,” sebut Sutanto.

Sutanto juga menambahkan bahwa mereka akan berjumpa lawan berat tersebut di babak final.

“Insya Allah mereka akan bertemu di final nanti kalau tidak ada suatu halangan non teknis, mudah-mudahan nanti mereka bisa menang di finalnya,” sambung Sutanto.

Pada pertandingan Rabu (01/09/21), di nomor ganda campuran Leani Ratri Oktila/Hary Susanto akan tampil di penyisihan Grup A ganda campuran SL3- SU5 berhadapan dengan wakil tuan rumah Daisuke Fujihara/Akiko Sugino.

Kemudian pada hari Kamis, Ratri akan memainkan dua pertandingan sekaligus.

Pada ganda putri SL3-SU5, Ratri/Khalimatus Sadiyah menghadapi wakil Thailand, Nipada Saensupa/Chanida Srinavakul, di penyisihan Grup B.

Namun sayangnya pada sektor tunggal putri SL4, Ratri harus melawan rekan mainnya di ganda putri yaitu Khalimatus, di penyisihan Grup A.

Berikut Jadwal Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020, Rabu, 1 September 2020: 

Para-menembak 09:30 WIB 

Bolo Triyanto - R5 - Mixed 10m Air Rifle Prone SH2 Qualification

Para-atletik 09:43 WIB 

Jaenal Aripin - Men's 100m - T54 Round 1 - Heat 1

Para-baminton 

16:00 WIB Hary Susanto vs Daisuke Fujihara/Akiko Sugino (Jepang)- penyisihan Grup A ganda campuran SL3-SU5

17:20 WIB Dheva Anrimusthi vs Suryo Nugroho - penyisihan Grup A tunggal putra SU5. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00