Piala Thomas 2020, Indonesia Juara Grup A

Shesar Hiren Rhustavito kembali menjadi penentu kemenangan sekaligus mengantar Indonesia menjadi Juara Grup A penyisihan Piala Thomas 2020. Pemain tunggal ketiga ini kembali menjadi pahlawan kemenangan Indonesia 3-2 atas Chinese Taipei. Berbekal mentalitas yang kokoh, tunggal ketiga Skuad Garuda ini sukses mengalahkan Chi Yu Jen. Lewat pertarungan sengit selama tiga gim, Vito menang 16-21, 21-18, 21-19 dalam 73 menit. (Dok./ PBSI/RRI)

KBRN, Jakarta: Di tengah seruan suporter Indonesia di Ceres Arena, Aarhus Denmark, lagi-lagi Shesar Hiren Rhustavito kembali menjadi penentu kemenangan.

Pemain tunggal ketiga ini kembali menjadi pahlawan kemenangan Indonesia 3-2 atas Chinese Taipei.

Vito, sapaan akrab Shesar, tampil gemilang di partai kelima dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup A kejuaraan bulutangkis beregu putra Piala Thomas 2020 antara Indonesia dan Chinese Taipei.

Berbekal mentalitas yang kokoh, tunggal ketiga Skuad Garuda ini sukses mengalahkan Chi Yu Jen.

Lewat pertarungan sengit selama tiga gim, Vito menang 16-21, 21-18, 21-19 dalam 73 menit.

Laga yang berlangsung, Rabu (13/10) sore ini memang menjadi penentu siapa yang akan lolos ke perempatfinal.

Akhirnya berkat kemenangan Vito atas pemain peringkat 19 dunia itu mengantarkan Indonesia sebagai juara grup dan lolos ke perempatfinal.

"Saya bersyukur alhamdulillah bisa menang dan membawa Indonesia sebagai juara grup. Tadi saya ngotot untuk bisa menang, tak hanya untuk negara saya tetapi juga untuk saya sendiri," ujar Vito usai laga, seperti dikutip RRI.co.id, Rabu (13/10/2021).

Vito mengakui, dirinya juga tegang, maklum, nasib kelanjutan Indonesia ada di pundaknya, dimana kalau menang, Tim Merah Putih lolos. 

"Saya tegang juga. Maklum nasib Indonesia di pundak saya. Saya berjuang all out agar Indonesia menang. Saya pun tidak mau kalah begitu saja. Saya fokus ke permainan saya sendiri dan tidak mau mengikuti pola lawan," kata Vito.

Vito pun berharap kemenangan ini akan menambah rasa percaya untuk menghadapi turnamen selanjutnya.

"Kemenangan ini sangat penting untuk menambah rasa percaya diri. Semoga saya makin mantap," ucapnya.

Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky mengaku lega dan puas dengan performa para pemain.

Terutama pemain tunggal pertama dan kedua yang kalah melawan Thailand, kini bisa tampil optimal dan menang melawan Chinese Taipei.

"Selamat kita menang. Yang kemarin kalah, kini malah bisa  bermain bagus lagi dsn bisa menang. Setelah kemenangan ini mohon dijaga makan dan istirahatnya, juga latihannya agar kita siap untuk bertarung mati-matian di perempatfinal," kata Rionny.

Sementara tim manajer Eddy Prayitno mengaku puas karena harapan Indonesia menjadi juara grup bisa terwujud.

"Terima kasih kepada pemain yang sudah berjuang habis-habisan. Meski begitu, kita tidak boleh puas, karena tantangan ke depan masih berat," ujar Eddy. 

Berikut Hasil Piala Thomas Indonesia vs Chinese Taipei (3-2)

Anthony Sinisuka Ginting vs Chou Tien Chen, 22-20, 21-16

Fajar Alfian/Rian Ardianto vs Lee Yang/Wang Chi Lin, 26-28, 21-16, 14-21

Jonatan Christie vs Wang Tzu Wei, 21-17, 21-13

Mohammad Ahsan/Daniel Marthin vs Lu Ching Yao/Yang Po Han, 20-22, 21-17, 21-23

Shesar Hiren Rhustavito vs Chi Yu Jen, 16-21, 21-18, 21-19

(Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00