Tenis SEA Games: Christo/Aldila Persembahkan Medali Emas

Menpora Zainudin Amali (Tengah) diapit oleh peraih emas ganda campuran tennis lapangan Sea Games ke-31, pasangan Indonesia Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi (Kiri-Kanan), sambil mengapit bendera merah putih, (Dok.Danang Sundoro/RRI)

KBRN, Bac Ninh: Tim Tenis Indonesia akhirnya mempersembahkan medali emas melalui ganda campuran, Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi di Hanaka Paris Ocean Park Bac Ninh, Jumat (20/5/2022) Petang.

Kedua petenis unggulan pertama Indonesia tersebut mengalahkan pasangan Thailand Patcharin Cheapchandje/Pruchya Isaro di partai final dengan skor 6-7(7), 6-2, dan 10-5.

Dalam jalannya pertandingan, set pertama menjadi milik Thailand.

Namun memasuki set kedua, pasangan Indonesia berusaha bangkit membalas.

Sempat terjadi insiden ketika bola pengembalian dari pasangan Thailand mengenai pelipis kiri Aldila.

Pertandingan dihentikan selama tiga menit untuk memberi kesempatan tim medis memberikan perawatan kepada Aldila.

Setelah mendapatkan penanganan medis di lapangan, inisiatif pertandingan justru dipegang oleh Indonesia.

Angka demi angka terus diraih hingga akhirnya mampu mengakhiri perlawanan pasangan Thailand tersebut.

"Setelah mata saya terkena bola, saya malah langsung segar. Ada timeout selama tiga menit dan itu membuat saya dapat mengumpulkan tenaga," ungkap Aldila usai pertandingan di Bac Ninh, Jumat (20/5/2022) malam.

"Inilah emas kedua kami yang telah dipasangkan sebagai ganda campuran sejak SEA Games 2019, Manila. Emas ini untuk insan tennis lapangan di seluruh tanah air dan untuk anak saya, yang usianya 13 bulan. Love you," ucap Christopher Rungkat atau karib disapa Christo saat ditemui RRI.co.id.

"Emas ini juga untuk keluargaku yang terus mendukung dari Amerika Serikat. Dan tidak mudah mempertahankan emas, sehingga saya bersyukur dapat menyumbangkan emas pertama untuk tennis Indonesia," kata Aldila menimpali.

"Tak lupa, terima kasih untuk Pak Menpora dan para suporter yang sudah datang ke sini mendukung perjuangan kami," tambahnya.

Setelah meraih medali emas tennis lapangan SEA Games 2021, perempuan 27 tahun itu tidak memiliki waktu lama untuk beristirahat.

Rencananya, usai menjalani upacara penyerahan medali, ia langsung bertolak ke Paris, Sabtu (21/5), untuk mengikuti ajang French Open 2022 di Stade de Roland Garros.

Pada turnamen tennis Grand Slam lapangan tanah liat itu, Aldila akan berpasangan dengan pemain Jepang Miyu Kato.

"Sudah saya siapkan tenaga untuk tampil di Roland Garros. Yang jelas, saya sudah siap," lanjut Aldila .

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang menyaksikan perjuangan Christopher/Aldila sejak awal di partai final, mengakui deg-degan, namun akhirnya lega dan merasa bangga dengan hasil yang ditorehkan pasangan ganda campuran Indonesia tersebut.

"Agak dag dig dug di awal pertandingan. Tapi Alhamdulillah, akhirnya kita menang," ujar Amali.

"Alhamdulillah, saya datang ke angkat besi dapat emas, datang ke tennis lapangan ini dapat emas, saya kira apa yang kita lakukan, perubahan paradigma tentang prestasi olahraga yang kita lakukan, sudah dalam trek yang benar. Tinggal kita persiapan untuk ke depannya, karena tennis ini Olympic number," ucap Menpora.

Pada pertandingan lain, ganda Beatrice Gumulya/Jessy Rompies, yang turun di nomor ganda putri harus terhenti di babak semifinal setelah menelan kekalahan dari ganda Thailand Pimrada Jattavapornvanit/Lanlana Tararudee dengan tiga set, 6-4, 2-6, dan 8-10.

Kekalahan tersebut membuat mereka harus puas meraih medali perunggu.

Keseluruhan, tim tennis lapangan Indonesia mampu mengoleksi satu emas ganda campuran, satu perak dari beregu putra, dua perunggu dari beregu putri dan ganda putri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar