Konsorsium Bahrain Batal Akuisisi AC Milan, Ini Alasannya

Logo klub Italia, AC Milan. Klub ternama Italia ini batal di akuisasi konsorsium keuangan asal Bahrain, Investcorp. Dikabarkan Redbird dari AS siap menggantikannya (Foto: acmilan.com)

KBRN, Jakarta: Konsorsium Bahrain, Investcorp dilaporkan batal mengakuisisi juara Serie A 2021-22, yakni AC Milan. Hal ini dikarenakan negosiasi yang terjadi rupanya tidak menemui kata sepakat dari kedua belah pihak.

Kepala eksekutif Investcorp Mohammed Al Ardhi menyatakan, pihaknya telah mengurungkan niat untuk mengakuisisi AC Milan.

Al Ardhi mengakui, Investcorp kesulitan mencapai kesepakatan dengan pemilik Rossoneri, Elliot Management. Ada beberapa persyaratan yang tidak bisa dipenuhi kubu Investcrop sehingga kesepakatan batal terlaksana.

"Kami telah menjalin negosiasi dengan Elliot mengenai potensi berinvestasi di AC Milan," kata Al Ardhi dikutip dari laman Football Italia, Sabtu (28/5/2022).

"Seperti halnya kesepakatan premium, kesepakatan komersil gagal tercapai," jelas Al Ardhi.

Meski gagal mencapai kesepakatan, Investcorp tetap mendoakan agar skuad Stefano Pioli ini kembali sukses di musim depan setelah merayakan Scudetto usai penantian 11 tahun lamanya.

"Kami akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan. Kami mendoakan semoga AC Milan meraih hal-hal terbaik musim depan, begitu pun seterusnya," tambahnya.

April lalu, Milan didekati oleh Investcorp, sebuah perusahaan investasi asal Bahrain. Elliott Management selaku pemilik Milan sebetulnya tak terburu-buru ingin melepas, namun bersedia mendengar penawaran dari Timur Tengah tersebut.

Nilai jual yang dipasang mencapai satu miliar Euro, sudah termasuk melunasi utang-utang Milan.

Konsorsium asal Bahrain ini sudah mengajukan proposal tawaran senilai €800 juta secara cash untuk mengambilalih Milan dari Elliot Management.

Selain itu, Investcorp akan menyuntikkan €400 juta lainnya sebagai utang kepada bank. Kendati demikian, Elliot Management menginginkan total penawaran itu dibayar secara tunai.

Dengan batalnya akuisisi Investcorp, kini muncul nama RedBird, perusahaan investasi asal Amerika Serikat yang berminat mengambil alih Milan.

Kabarnya, mereka menawarkan nilai jual yang lebih baik, yakni 1,3 miliar Euro.

Milan sudah dipegang oleh Elliott Management sejak 2018, setelah Li Yonghong selaku presiden Rossoneri sebelumnya tak mampu membayar utang tepat waktu. Selama dikuasai Elliott, manajemen Milan pun membaik.

Utang dan beban gaji klub berkurang, transfer pemain dilakukan dengan cermat, dan performa di lapangan meningkat. Musim ini, Il Diavolo Rosso baru saja mengunci gelar scudetto pertama dalam 11 tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar