Guardiola: Semua Tim Butuh Uang Untuk Berprestasi

KBRN, Jakarta: Pelatih kepala The Citizens menegaskan semua klub elit menghabiskan uang untuk menjadi sukses, sama seperti pemimpin Liga Premier itu saat mereka memperjuangkan trofi keempatnya. Pep Guardiola mengatakan Manchester City harus belajar dari dampak menginvestasikan uang untuk perkembangan tim.

Dilansir dari Sky Sports (27/2/21), Guardiola mengatakan "Kami memiliki kisah tersendiri di belakang kami, itu akan selalu bersama kami." 

"Bukan hanya satu jurnalis tapi banyak yang bilang satu-satunya alasan kenapa kami sukses, yaitu karena uang, mestinya benar, kami bisa terima. Tetapi, ada klub lain yang mengeluarkan uang dan memiliki anggaran lebih tinggi dari kami," tegas Pep.

Guardiola menambahkan "Ketika United menang, itu karena mereka menghabiskan lebih banyak uang daripada yang lain, sama dengan Barcelona dan Madrid. Saya tidak merasa kami jauh berbeda dengan klub elit top dunia dalam hal itu. Akan tetapi, kami harus menerimanya dan melakukan pekerjaan terbaik yang kami bisa," pungkasnya.

City telah banyak mengeluarkan uang sejak pengambilalihan Sheikh Mansour pada 2008 dan pengeluaran itu terus berlanjut sejak Guardiola menjadi manajer.

Selama lima musim, City telah menghabiskan lebih dari 550 juta poundsterling atau setara dengan 110 triliun rupiah, lebih banyak pengeluarannya dari klub Inggris lainnya. Bahkan Manchester United telah menghabiskan hampir 500 juta pounds tanpa memenangkan gelar Liga Premier.

Namun, dari 20 transfer teratas di sepakbola dunia, tidak ada yang mampu menandingi pengeluaran Paris St-Germain yang telah menghabiskan 360 juta pouds hanya untuk Neymar dan Kylian Mbappe. Manchester United, Barcelona dan Real Madrid memiliki tiga pemain dalam daftar pemain termahal dunia.

City bisa unggul 13 poin dari United yang berada di posisi kedua jika meraih kemenangan atas West Ham pada hari Sabtu nanti. City kemudian bermain melawan Wolves pada hari Selasa sebelum menghadapi United di Stadion Etihad pada 7 Maret.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00